Azzam (Laki-laki menikah)
rengkektulenXXXX@yahoo.com
Tinggi 168 cm, berat 63 kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menegakkan diagnosis infeksi telinga, dokter akan melakukan pemeriksaan telinga, seperti: otoskopi, timpanometri, acoustic reflectometry, dsb.
Jika diagnosis benar otitis media dengan efusi, maka dokter akan melakukan myringotomy (mengeluarkan cairan dari telinga tengah).
Bila ternyata diagosisnya adalah chronic suppurative otitis media (CSOM), maka maka akan berespon terhadap pemberian terapi topikal (tetes telinga) dibandingkan pemberian terapi sistemik. Kesuksesan pemberian terapi topikal tergantung dari beberapa faktor, antara lain: ketepatan pemilihan drop antibiotik, prosedur aural toilet yang agresif dan teratur, serta kontrol jaringan granulasi.
Antibiotik topikal dan sistemik digunakan untuk mengatasi CSOM. Preparasi fluoroquinolone otic, dengan atau tanpa kortikosteroid, adalah pilihan tepat untuk terapi topikal. Golongan aminoglycoside otics juga dapat digunakan, namun monitoring toksisitas koklear atau vestibular diperlukan.
Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.
Salam sehat dan sukses selalu.
Dokter Dito Anurogo
Penulis 15 buku, bersertifikasi ANLS, ATLS, ACLS, Hiperkes, Batra.
(hrn/vit)











































