Sakit Bersamaan di Kepala, Telinga dan Tangan Kiri, Mengapa?

Sakit Bersamaan di Kepala, Telinga dan Tangan Kiri, Mengapa?

detikHealth
Senin, 12 Jan 2015 12:15 WIB
Ditulis oleh:
Sakit Bersamaan di Kepala, Telinga dan Tangan Kiri, Mengapa?
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Malam dok, saya mau tanya. Sudah 5 hari terakhir ini kepala saya, terutama bagian mata sakit hingga menjalar ke kepala bagian belakang dan ke bagian telinga, rasanya sakit sekali Dok dan saat itu berbarengan juga dengan tangan kiri saya terasa kaku, nyeri lalu tremor. Kira-kira itu kenapa ya Dok?

Siti Qodriyah (Wanita lajang, 18 tahun)
sitiqodriyah97XXXXX@gmail.com
Tinggi 160 cm, berat 50 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mencermati keluhan Anda di atas, maka menurut International Headache Society Classification of Headache boleh jadi mengarah ke diagnosis Headache or facial pain attributed to disorder of cranium, neck, eyes, ears, nose, sinuses, teeth, mouth, or other facial or cranial structures".

Meskipun demikian, baik sakit kepala primer (seperti: cluster headache, migraine, tension type headache, trigeminal autonomic cephalalgia, cluster headache, paroxysmal hemicrania) maupun sekunder lainnya juga dapat dipertimbangkan sebagai diagnosis.

Amatlah disayangkan belum Anda sebutkan tentang tekanan darah, apakah disertai mual dan/atau muntah, silau terhadap cahaya, terganggu oleh suara bising, apakah memburuk saat beraktivitas berat, sebelumnya pernah konsumsi obat apa (saja), adakah riwayat trauma (maksudnya: cedera, jatuh), adakah kelainan di mata, hidung, gigi?

Penyebab sakit kepala amat beragam. Untuk sakit kepala tipe primer dapat disebabkan oleh gaya hidup, di antaranya: stres psikologis, konsumsi alkohol dan/atau makanan yang mengandung nitrat, kurang tidur atau tidur tidak teratur, makan tidak teratur, dsb.

Untuk sakit kepala tipe sekunder dapat disebabkan oleh pembekuan (atau jendalan) darah di dalam otak, robeknya pembuluh darah arteri di otak, sinusitis, dehidrasi, gangguan gigi, infeksi telinga, radang otak (ensefalitis), toksoplasmosis, glaukoma, flu, tidak tahan terhadap dingin, es krim, serangan panik, tumor/kanker.

Beberapa obat yang bila berlebihan atau sering dikonsumsi tanpa rekomendasi dokter juga dapat mencetuskan sakit kepala. Misalnya golongan NSAID, aspirin atau acetylsalicylic acid, acetaminophen, kombinasi barbiturat-analgesik, opioid, kafein, ergotamin, dan golongan triptan. Yang penting diketahui pula adalah hipertensi bukanlah penyebab terpenting dari sakit kepala.

Nah, untuk memastikan diagnosis, dipersilakan segera memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang (bila diperlukan).

Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.

Salam sehat dan sukses selalu.

dr. Dito Anurogo, bekerja di Indonesian Young Health Professionals' Society (IYHPS).

(hrn/up)

Berita Terkait