Dokter, beberapa hari yang lalu saya mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan mengenai kesehatan saya. Saya memiliki penyakit mag dan dulu (1 tahun yang lalu) sempat diperiksa dengan diagnosis GERD. Namun, beberapa hari yang lalu, sore sekitar jam 18.00, saya sedang berkendara. Pada saat itu saya belum makan dan saya memang merasakan mag saya kambuh. Saya berhenti kemudian membeli roti dan makan obat mag. Lalu, saya lanjutkan perjalanan. Di tengah jalan tiba-tiba saya merasa pusing dan lambung saya seperti kram/kesemutan dan napas saya juga tidak teratur.
Saya berhenti di SPBU terdekat untuk menenangkan diri. Tapi bukannya membaik, kram yang awalnya saya rasakan hanya di sekitar perut malah menjalar ke seluruh tubuh. Tubuh saya tiba-tiba kaku dan mulut serta wajah saya tidak bisa digerakkan. Jari-jari tangan saya tiba-tiba mengepal dengan sendirinya dan kaku sekali, sampai-sampai saya minta bantuan orang lain untuk meluruskan kembali jari-jari tangan saya. Bicara pun saya tidak bisa, seperti gagu dan napas saya tidak teratur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokter, sebenarnya penyakit apa yang saya alami? Teman saya perawat bilang, kalau saya mengalami bell's palsy. Tapi apakah benar bell's palsy? Apakah gangguan pencernaan seperti maag dapat mempengaruhi saraf lain dan menyebabkan penyakit seperti lumpuh sesaat yang saya alami? Terimakasih.
Endi Sandroto (Pria, 25 tahun)
pratama.endiXXXXXXX@gmail.com
Tinggi 160 cm, berat 58 kg
Jawaban
Dear Endi,
Pada dasarnya gangguan mag tidak berhubungan dengan penyakit saraf, namun penyakit saraf dapat menyebabkan gangguan mag. Keluhan yang Anda alami tidak sesuai untuk Bell’s Palsy dimana pada Bell’s Palsy yang terkena gangguan adalah saraf wajah saja, namun dapat merupakan suatu kondisi spasmofilia atau adanya gangguan elektrolit seperti kekurangan kalsium, yang tentunya harus diperiksa lebih lanjut untuk diagnosis pastinya.
Saran saya, Anda dapat konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam untuk evaluasi dan penanganan lebih lanjut, dan bila memang terdapat indikasi lebih lanjut, anda mungkin akan diperiksa juga oleh dokter saraf.
Salam, semoga bermanfaat.
dr. Indra Wijaya, SpPD, M.Kes
Departemen Penyakit Dalam
Fakultas Kedokteran, Universitas Pelita Harapan
Siloam Karawaci Hospital (hrn/vit)











































