Meym3y (Wanita, 34 tahun)
agusgendu.45XXXXXX@gmail.com
Tinggi 152 cm, berat 60 kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alergi makanan biasanya akan berkurang di atas umur 2 tahun atau menghilang di atas umur 5 tahun (95% kemungkinan). Terutama jika alerginya tidak life threatening, maksudnya tidak sampai anaphylaxis yaitu penyempitan saluran pernapasan.
Sebelum 1 tahun tidak apa-apa tetap lanjutkan susunya dan hindari produk susu sapi lainnya. Juga ibu harus tetap waspada untuk kemungkinan alergi terhadap makanan lain seperti produk soya, kacang dan telur. Jika anak ibu tidak anaphylaxis, ada 2 opsi untuk memperkenalkan makanan padat setelah di atas 1 tahun.
-Tetap hindari terus produk susu sampai usia 2 tahun, lalu tes kulit untuk alergi (skin prick test)
-Mulai memperkenalkan produk susu dengan jumlah sangat sedikit dengan konsisten setiap hari untuk mengetahui batas toleransi anak. Bisa dimulai dari meneteskan susu sapi ke kulit anak.
Baca juga: Alergi Susu, Remaja 16 Tahun Meninggal Setelah Makan Pancake
Namun opsi ini hendaklah dilakukan bersama dokter atau health care profesional karena takutnya muncul gejala alergi parah. Tentu hanya ibu yang bisa menimbang, bagaimana baiknya untuk memperkenalkan makanan berisiko alergi kepada anak.
Untuk produk lain yang bisa diberikan seperti susu soya (awasi, ada risiko alergi juga ke sini) dan susu kacang almond. Tergantung sifat alerginya, apakah alergi terhadap protein susu atau laktosa, bisa diberikan yoghurt dan keju jika alergi terhadap laktosa saja.
Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria. (hrn/vit)











































