Setelah seharian bekerja, saya buka balutan dan kulit saya jadi berwarna cokelat/hitam seluas ukuran balutan. Lukanya sendiri agak membaik di hari pertama itu, walau masih perih. Saya pikir warna cokelat ini nanti akan hilang setelah dibasuh dengan air, karena menurut pengalaman memakai cairan iodine ini tidak berbekas di kulit. Ternyata hingga kini, warna cokelat/hitam tetap ada, sehingga menjadi kontras dengan warna kulit asli saya yang terang.
Saya setop pakai cairan iodine pada hari ketiga setelah menyadari kok warna coklat/hitamnya tidak hilang/memudar walau sudah dibasuh air. Saya balut luka pakai non-stick pad yang mengandung petroleum emulsion. Lalu sekali saya juga pernah bubuhkan cairan yang mengandung melaleuca alternifolia. Luka berhasil mengering secara perlahan. Pada minggu kedua, saya bubuhkan gel yang mengandung lidah buaya aloe barbadensis leaf juice dan luka sembuh masuk minggu ketiga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itsme_jkt (Wanita, 34 tahun)
itsme_jktXXXXXX@yahoo.com
Tinggi 158 cm, berat 45 kg
Jawaban
Salam Istme,
Untuk olesan di atas semua berfungsi untuk membantu menyembuhkan luka dan iritasi. Saat luka sudah sembuh seperti sekarang, hanya meninggalkan bekas saja maka penggunaan ke empat bahan tersebut (lidah buaya, purcellin, canola, dan silicon) tidak lagi memberi banyak manfaat dalam hal memudarkan hiperpigmentasi bekas luka.
Baca juga: Jangan Keliru, Luka Justru Lebih Cepat Sembuh Jika Lembab
Hiperpigmentasi bekas luka bakar yang tampak pada gambar kemungkinan besar akan memudar dengan berjalannya waktu. Namun untuk mempercepat, jika memang luka sudah sembuh (tidak ada lagi iritasi dan gatal) maka bisa dicobakan krem pencerah misalnya body lotion yang dijual bebas.
dr. Eddy Karta, SpKK
Dokter spesialis kulit dan kelamin di RS Cipto Mangunkusumo Divisi Geriatri Dermatologi, Dept. Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Jl Diponegoro No 71 Jakarta Pusat. Edmo Clinic Jalan Cikajang No 82 Jakarta Selatan. Telp 62-21-7262072. (hrn/vit)











































