Berat Badan 10 Kg di Usia 2 Tahun, Normalkah?

Berat Badan 10 Kg di Usia 2 Tahun, Normalkah?

detikHealth
Selasa, 21 Apr 2015 13:45 WIB
Leona Victoria Djajadi
Ditulis oleh:
Leona Victoria Djajadi
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.
Berat Badan 10 Kg di Usia 2 Tahun, Normalkah?
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Assalamualaikum. Nama saya Lia saya seorang ibu muda, mempunyai seorang anak perempuan berumur 2 tahun 5 bulan. Yang jadi pertanyaan saya di umur segitu anak saya berat badannya hanya 10 kg saja, apakah itu masih normal atau di bawah standar?

Kadang saya khawatir, kata bidan itu karena faktor keturunan dikarenakan ayahnya kecil jadi anaknya juga ikut kecil. Saya sehari-hari sibuk di kantor dan hanya sesekali saya tanyakan si anak sudah makan apa belum ke neneknya. Yang jadi pertanyaan saya, berat badan segitu dengan umur 2 tahun lebih apakah normal atau tidak? Wassalam.

Liamuttaquenz (Wanita, 25 tahun)
liakurnia664XXXXX@yahoo.com
Tinggi 157 cm, berat 50 kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Halo Ibu Lia,

Berdasarkan growth chart untuk anak usia 0-36 bulan, saat ini berat badan anak Ibu berada di bawah kurva atau di bawah 5 percentile yang mengindikasikan kurang berat badan. Namun, Ibu harus memperhatikan pola kurva berat badan anak Ibu selama ini. Jika selama ini memang selalu di bawah kurva namun tetap mengikuti arah kurva, artinya hal ini wajar. Jika justru terus menurun kurvanya, waspada terhadap kurang BB dan kurang gizi.

Baca juga: Jangan Khawatir, Bayi Gumoh Wajar Saja Selama Bobotnya Bertambah

Nah kan hanya Ibu yang tahu bagaimana pola kurva tersebut. Semestinya tiap kali dibawa imunisasi ataupun cek ke dokter ditimbang lalu ditandai di kurva masing-masing anak sehingga terlihat polanya. Kalau memang menurun, patut dipertanyakan: makanannya apa? Seberapa sering? Bagaimana situasi dan kondisi sekitar saat makan? Minum susunya banyak atau kurang? Silakan jika ingin berkonsultasi lebih lanjut.

Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria. (hrn/vit)

Berita Terkait