Bobot Bisa Naik Akibat Telan Cairan Sperma, Benarkah?

Bobot Bisa Naik Akibat Telan Cairan Sperma, Benarkah?

detikHealth
Senin, 18 Mei 2015 18:20 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Bobot Bisa Naik Akibat Telan Cairan Sperma, Benarkah?
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Dok, dalam berhubungan seks saya sering melakukan seks oral dan terkadang pasangan saya juga menelan cairan sperma. Namun, yang semula berat badan pasangan saya 35 kg, kini mencapai 55 kg. Apa itu penyebabnya Dok?

Feri (Laki-laki, 23 tahun)
fer.XXXXX@yahoo.co.id
Tinggi 167 cm, berat 55 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seks oral sebagai pelengkap hubungan intim adalah normal. Cairan sperma yang kadang tertelan oleh istri tidak akan menimbulkan efek samping pada tubuhnya.

Berat badannya yang meningkat 20 kg, bisa akibat pengaruh hormon endorphin, estrogen dan oxcytosin yang meningkat saat istri Anda mencapai kenikmatan orgasme. Maka, perlu diimbangi dengan asupan pola gizi seimbang, kurangi makanan manis dan berlemak, serta lakukan latihan fisik (aerobic dan stretching) secara teratur. Tujuannya, agar istri Anda tidak menjadi overweight.

Frekuensi hubungan intim tiap pasangan amat relatif, boleh saja setiap hari. Prinsipnya, ML dilakukan saat tubuh bugar (fisik dan psikis) serta dilakukan atas kehendak bersama.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(hrn/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads