Penetrasi Selalu Gagal, Bagaimana Solusinya?

Penetrasi Selalu Gagal, Bagaimana Solusinya?

detikHealth
Senin, 01 Jun 2015 18:15 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Penetrasi Selalu Gagal, Bagaimana Solusinya?
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Dok, saya pria dan suami dari istri saya, saya sudah menikah berjalan hampir 1 tahun. Selama ini saya dan istri selalu gagal dalam melakukan hubungan suami istri. Setiap mau memasukan alat kelamin istri saya selalu kesakitan dan saat saya coba terus selalu begitu dan vaginanya seakan-akan keras tidak dapat ditembus.

Dari mulai foreplay, share dengan psikolog, sampai nonton porno sudah kami coba lakukan, serta mencoba dengan lebih relaks (sebelum menikah istri rajin yoga) namun hasilnya sama, jadi selama ini istri hanya melakukan gesek-gesek saja.

Apakah ada obat untuk membuat lebih relaks Miss V, bukannya saya tidak mau ke psikolog seks tapi butuh waktu berapa lama untuk konsul ke psikolog, sudah mau 1 tahun kami selalu gagal jika harus ke psikolog seks maka yang ada malah makin menambah panjang keinginan kami terutama saya untuk dapat memilki momongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apabila ada obat yang bisa membuat Miss V lebih relaks dan harus menggunakan resep dokter mohon dibantu nama dokter dan tempat prakteknya agar kami dapat membeli obat tersebut. Terimakasih sebelumnya.

Ceu (Pria, 30 tahun)
astoriavegaXXXXXX@gmail.com
Tinggi 170 cm, berat 73 kg

Jawaban

Dari penjelasan Anda, kemungkinan istri Anda mengalami vaginismus, yaitu spasme (kejang) otot vagina 1/3 (sepertiga) bagian luar dan sekitarnya hingga hubungan seksual tidak dapat dilakukan.

Vaginismus ada 2 jenis:
1. Vaginismus primer: sejak awal sudah mengalami gejala seperti di atas, hingga hubungan seksual tidak dapat dilakukan.
2. Vaginismus sekunder: terjadi karena suatu sebab, sebelumnya fungsi seksualnya baik. Wanita dengan vaginismus dapat menikmati aktivitas seksual yang lain, misalnya ciuman, pelukan atau rangsangan pada bagian tubuh yang lain.

Agaknya istri Anda mengalami vaginismus primer, yang penyebabnya cenderung ke penyebab psikis. Pengobatannya membutuhkan proses waktu dan kesabaran, karena merupakan terapi psikis oleh seorang psikolog yang memahami terapi seksual.

Harapan untuk memperoleh 'momongan' (kehamilan) tetap terbuka yaitu dengan cara: inseminasi buatan atau bayi tabung, yang prosesnya tanpa hubungan intim.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(hrn/up)

Berita Terkait