Cara Turunkan Berat Badan Bagi Orang yang Sibuk

Cara Turunkan Berat Badan Bagi Orang yang Sibuk

detikHealth
Rabu, 10 Jun 2015 11:46 WIB
Leona Victoria Djajadi
Ditulis oleh:
Leona Victoria Djajadi
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.
Cara Turunkan Berat Badan Bagi Orang yang Sibuk
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Selamat siang, saya Anneke, mau menanyakan bagaimana mengatur pola makan yang baik agar cepat bisa turun berat badannya? Waktu kuliah saya sempat turun 15 kg, tapi kemudian naik lagi dan melambung jauh saat ini.

Saya bingung, bagaimana caranya menurunkan berat badan, karena saya sangat jarang olahraga, bahkan hampir tidak pernah karena kesibukan di kantor, sampai di kos saya tinggal lelah dan sering kali merasa lapar, jadi saya makan saat malam.

Akhir-akhir ini saya makan, saya batasi sampai dengan jam 7 malam dan berusaha untuk tidak makan nasi, tapi mungkin karena masih penyesuaian perut saya sudah lapar lagi jam 21.00 atau 22.00, akhirnya saya makan mi gelas atau jajanan yang ada. Mohon petunjuk yang benar untuk masalah saya ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Naino83 (Wanita, 32 tahun)
anneke.ramadonaXXXXX@gmail.com
Tinggi 160 cm, berat 95 kg

Jawaban

Halo Anneke,

Tips dari saya untuk Anda yang sibuk bekerja adalah untuk berusaha semaksimal mungkin ada 'incidental exercise' atau kegiatan olahraga yang tidak disengaja/direncanakan. Ini yang paling penting. Caranya antara lain:
- Duduk dengan menggunakan fit ball/balancing ball. Dengan menggunakan fit ball, Anda secara tidak sadar akan selalu bergerak, meregang dan menyeimbangkan badan. Postur tubuh juga akan menjadi lebih bagus
- Untuk jarak 3 lantai, naik turun menggunakan tangga. Selain lebih cepat dibandingkan menunggu lift juga akan membantu Anda berolahraga
- Naik/turun kendaraan lebih jauh dari pintu kantor agar bisa jalan kaki lebih banyak.

Selain incidental exercise, perlu juga dibarengi dengan perubahan pola makan yaitu:

- Pastikan Anda makan 3x makan besar + 3x snack time agar tidak sampai terlalu berlebihan rasa laparnya sehingga akan balas dendam
- Selalu sediakan air minum. Kebanyakan rasa lapar itu sebenarnya rasa haus. Kita harus melatih diri kita mengetahui bedanya. Maka dari itu jika merasa lapar, coba minum dulu. Jika mau makan besar pun minum segelas air dulu agar lebih terasa kenyang.
- Mengganti nasi dengan beras merah, menambah porsi sayur dan protein (tapi jangan makan lemak/kulitnya), terutama untuk makan malam. Malam harus makan, lalu jika sudah tahu akan lapar lagi justru jangan dikurangi porsi makan nasinya. Hal ini akan membuat Anda lupa diri saat benar-benar lapar malamnya.
- Mengganti snack malam dari mie/jajanan gorengan menjadi sandwich isi keju atau segelas susu rendah lemak.

Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.

(hrn/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads