Menghadapi Istri yang Selalu Menuduh Selingkuh dan Minta Cerai

Menghadapi Istri yang Selalu Menuduh Selingkuh dan Minta Cerai

detikHealth
Rabu, 01 Jul 2015 17:23 WIB
Ditulis oleh:
Menghadapi Istri yang Selalu Menuduh Selingkuh dan Minta Cerai
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta -

Saya seorang suami dan mempunyai 2 putri, dan sekarang istri saya sedang hamil lagi. Begini Bu Ros, saya selalu dituduh bahkan difitnah oleh istri saya sendiri melakukan selingkuh bahkan sampai dituduh berhubungan badan dengan perempuan lain.

Tapi saya sampai sekarang belum pernah dan berusaha untuk menghindari perbuatan itu. Di saat saya komunikasi dengan istri saya, maksud hati ingin bermesraan walaupun kami jauh, karena saya bekerja di luar negeri. Tetapi saya selalu dituduh seperti itu terus, dan tidak jarang istri saya bilang untuk minta cerai. Padahal saya sangat mencintai dan menyayanginya.

Awal dari selalu dituduh seperti itu, gara-gara salah satu temannya melihatkan foto laki-laki dengan perempuan tanpa busana di sebuah tempat. Di mana foto laki-laki tersebut katanya mirip dengan saya. Sudah berulang kali katakan bahwa foto itu bukan diri saya. Tapi istri saya tidak percaya. Dari kejadian itu sampai sekarang selalu dituduh seperti itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dan akhirnya timbul rasa, tadinya sayang malah sekarang berubah jadi illfeel. Tolong nasihatnya Bu untuk mengatasi masalah ini. Saya tidak mau berpisah dengan istri saya. Dan kalau harus berpisah, saya tidak mau mencari penggantinya buat jadi Ibu dari anak-anak saya, karena rasa sayang terhadap istri saya dan hanya konsentrasi untuk membesarkan dan mendidik anak saya saja.

Adek Dafa (Pria, 28 tahun)
dafaadek1XXXXXX@gmail.com
Tinggi 165 cm, berat 64 kg

Jawaban

Mas Dafa,

Tentu bingung ya saat difitnah oleh istri padahal Anda tidak merasa melakukannya. Bisa jadi istri justru merasa kurang pede dengan keadaannya. Sehingga ia terus merasa bahwa ia mempunyai kekurangan dan karenanya Anda akan meninggalkan dia.

Salah satu cara untuk meyakinkannya adalah dengan membawa istri ke lingkungan Anda. Kenalkan ia dengan teman-teman Anda, tempat bekerja Anda, tempat Anda ‘nongkrong’ kalau sedang tidak bekerja. Semakin ia mengenal lingkungan Anda, maka ia akan merasa semakin aman karena ia tidak merasa bahwa Anda berada jauh dan di luar jangkauannya.

Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPEd
Menyelesaikan pendidikan Magister Psikologi di Universitas Indonesia
dan Magister Pendidikan Profesi Kesehatan di Universitas New South Wales, Australia
Twitter: @rosdianaDNA
Website: Rosdianasetyaningrum.com

(hrn/vta)

Berita Terkait