Foreplay Sudah Cukup Tapi Selalu Kesakitan Saat Bercinta, Apa yang Salah?

Foreplay Sudah Cukup Tapi Selalu Kesakitan Saat Bercinta, Apa yang Salah?

detikHealth
Kamis, 10 Sep 2015 18:15 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Foreplay Sudah Cukup Tapi Selalu Kesakitan Saat Bercinta, Apa yang Salah?
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Selamat sore Dok, saya sudah 6 bulan menikah tapi sampai saat ini, setiap berhubungan dengan suami saya merasa kesakitan dan tidak tahan, sehingga penetrasi belum berhasil, padahal saya rasa foreplay cukup karena vagina sudah basah dan saya sudah merasa orgasme. Apa yang salah dengan saya ya Dok? Saya dan suami sudah berusaha dengan berbagai cara, apakah ada terapi yang dapat saya lakukan? Terimakasih sebelumnya Dok.

D (Wanita, 28 tahun)

XXXXX@yahoo.com
Tinggi 167 cm, berat 53 kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Dari uraian keluhan Anda yang merasa nyeri saat hubungan intim, kendati pun lubrikasi vagina sudah optimal saat foreplay, bahkan Anda bisa orgasme; kemungkinan Anda mengalami VAGINISMUS. Jelasnya, gangguan ini adalah disfungsi seksual berupa kontraksi abnormal pada otot vagina sepertiga bagian luar. Akibatnya, penis tidak dapat melakukan penetrasi ke dalam vagina, hingga hubungan seksual selalu gagal dilakukan. Kalau penetrasi dipaksakan, kendati pun lubrikasi vagina sudah maksimal, pihak perempuan akan merasa kesakitan.

Penelitian terakhir terapi vaginismus yaitu menggunakan satu seri alat bantu sebagai latihan agar perempuan mampu menerima benda padat mirip penis penetrasi ke dalam vagina. Disarankan, agar Anda dan suami melakukan konsultasi di klinik Urologi Rumah Sakit Umum Pusat di kota Anda untuk memastikan apakah Anda sungguh mengidap vaginismus atau ada sebab lain.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta

(hrn/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads