D (Wanita, 28 tahun)
XXXXX@yahoo.com
Tinggi 167 cm, berat 53 kg
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari uraian keluhan Anda yang merasa nyeri saat hubungan intim, kendati pun lubrikasi vagina sudah optimal saat foreplay, bahkan Anda bisa orgasme; kemungkinan Anda mengalami VAGINISMUS. Jelasnya, gangguan ini adalah disfungsi seksual berupa kontraksi abnormal pada otot vagina sepertiga bagian luar. Akibatnya, penis tidak dapat melakukan penetrasi ke dalam vagina, hingga hubungan seksual selalu gagal dilakukan. Kalau penetrasi dipaksakan, kendati pun lubrikasi vagina sudah maksimal, pihak perempuan akan merasa kesakitan.
Penelitian terakhir terapi vaginismus yaitu menggunakan satu seri alat bantu sebagai latihan agar perempuan mampu menerima benda padat mirip penis penetrasi ke dalam vagina. Disarankan, agar Anda dan suami melakukan konsultasi di klinik Urologi Rumah Sakit Umum Pusat di kota Anda untuk memastikan apakah Anda sungguh mengidap vaginismus atau ada sebab lain.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta
(hrn/up)










































