Stres karena Punya Kelainan Seksual, Bagaimana Solusinya?

Stres karena Punya Kelainan Seksual, Bagaimana Solusinya?

detikHealth
Kamis, 01 Okt 2015 17:15 WIB
Ditulis oleh:
Stres karena Punya Kelainan Seksual, Bagaimana Solusinya?
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Saya wiraswasta asal Bekasi, saya mau konsultasi ke psikolog takut mahal. Begini, saya seminggu bisa-bisa bercinta dengan istri, tapi setiap kali bercinta saya sering doggy style. Tapi saya belum menikmati puncak kalau belum memakai bra istri saya, tanpa sepengetahuan dia. Kalau sudah saya pakai, nah saya baru bisa nikmatnya full.

Saya juga punya penyakit aneh fetishism, memakai/berimajinasi pakaian dalam wanita. Malah saya sering mencurinya di mana ada kesempatan. Saya bingung mau gimana. Kalau saya kumpulkan bra saya ambil dari dulu mungkin sudah ada 400 buah, celana dalam 900 buah. Tapi setelah saya ejakulasi di bra dan celana dalam tersebut saya puas sekali. Saya stres punya kelainan begini, mohon solusinya.

Rico (Pria, 29 tahun)
ricoXXXXX@gmail.com
Tinggi 170 cm, berat 72 kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Siang Pak Rico,

Saya bisa mengerti keadaan yang membuat Anda merasa stres ini.

Memang fetishism merupakan salah satu gangguan seksual dalam psikologi. Penyebabnya juga bisa beraneka ragam yang belum dapat ditentukan dengan pasti sampai saat ini. Apakah istri mengetahui keadaan Anda ini? Sebenarnya selama tidak ada kekerasan, gangguan ini tidak berbahaya. Namun tentunya, bila Anda merasa terganggu maka harus diperbaiki.

Masalahnya adalah untuk memperbaikinya, harus melalui terapi. Ada beberapa terapi yang dapat dilakukan, yaitu dengan cognitive behavior atau mengubah cara berpikir atau dengan psikoanalisis atau kembali ke masa lalu untuk melihat akar masalah. Kedua terapi ini hanya bisa dilakukan oleh psikolog.

Bila Anda bingung dengan biaya, Anda bisa mencoba klinik di Fakultas Psikologi UI yang mempunyai program pelayanan masyarakat dengan biaya yang amat terjangkau.

Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPEd
Menyelesaikan pendidikan Magister Psikologi di Universitas Indonesia
dan Magister Pendidikan Profesi Kesehatan di Universitas New South Wales, Australia
Twitter: @rosdianaDNA
Website: Rosdianasetyaningrum.com

(hrn/vit)

Berita Terkait