Awalnya Ingin Langsing Malah Terkena Gejala Radang Usus Buntu

Awalnya Ingin Langsing Malah Terkena Gejala Radang Usus Buntu

detikHealth
Selasa, 20 Okt 2015 16:21 WIB
Leona Victoria Djajadi
Ditulis oleh:
Leona Victoria Djajadi
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.
Awalnya Ingin Langsing Malah Terkena Gejala Radang Usus Buntu
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta -

Awalnya saya mencoba diet tapi, diet saya terlalu berat yaitu hanya makan nasi saat jam makan siang saja. Sedangkan saya punya penyakit maag. Saya jarang olahraga. Saya juga jarang makan sayur dan buah. Alhasil maag saya makin parah dan sekarang gejala radang usu buntu. Bagaimana ya agar radang usus buntunya tidak semakin parah? Sekarang saya sudah tidak berpikir untuk diet lagi. Yang terpenting bisa sembuh dari maag dan usus buntu. Terimakasih ya Mbak atas jawabannya.

Safitri (Wanita, 23 tahun)
nsrisafitriXXXXX@gmail.com
Tinggi 150 cm, berat 60 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Halo Safitri,

- Pastikan Anda makan 3x makan besar + 3x snack time agar tidak sampai terlalu berlebihan rasa laparnya sehingga akan balas dendam
- Selalu sediakan air minum. Kebanyakan rasa lapar itu sebenarnya rasa haus. Kita harus melatih diri kita mengetahui bedanya. Maka dari itu jika merasa lapar, coba minum dulu. Jika mau makan besar pun minum segelas air dulu agar lebih terasa kenyang.
- Mengganti nasi dengan beras merah, menambah porsi sayur dan protein (tapi jangan makan lemak/kulitnya), terutama untuk makan malam.

Saran saya adalah mengikuti cara HAES atau Health At Every Size. Jadi yang difokuskan adalah menjadi sehat bagaimanapun bentuk tubuh Anda. Merasa puas dengan diri sendiri, dengan achievement-achievement Anda, teman-teman dan hidup Anda secara general akan membangkitkan positive thinking.

Baca juga: Sering Tak Bergejala, Waspadai Gejala Kanker Lambung dan Usus

Jika sudah positif terhadap diri Anda, tubuh akan secara otomatis bergeser ke posisi dimana dia merasa paling sehat dan seimbang. Kita sebagai manusia sebenarnya ada neraca sehat dari tubuh kita sendiri tapi sering kita pusingkan dengan hal-hal galau dari luar jadi neraca ini terlupakan, karatan. Kembali focus pada kebahagiaan dan kepuasan diri maka ini akan jalan kembali. Hal ini memang aneh tapi sudah saya buktikan sendiri.

Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.

(hrn/up)

Berita Terkait