Jakarta -
Dok, saya aktif berolahraga fitnes selama hampir 4 tahun. Saya mengonsumsi suplemen fitnes seperti susu protein, amino, creatine, bcaa tapi tidak mengonsumsi vitamin hormon seperti testosteron. Pertanyaan saya adalah apakah suplemen fitnes yang saya sebutkan di atas memengaruhi kualitas sperma? Atau memang ada suplemen yang tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak? Mohon informasinya, terimakasih.Kevvsu (Pria, 24 tahun)kevv_suXXXXX@yahoo.comTinggi 165 cm, berat 56 kgJawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nutrisi untuk sperma sesuai dengan komposisi cairan sperma yg mengandung, protein, lemak, karbohidrat dan mineral (a.l. Zn). Mengingat usia Anda 24 tahun, relatif muda, tidak memerlukan suplemen atau injeksi hormon Testosteron. Pada umumnya, kadar hormon testosteron pada usia 24 tahun, masih normal, belum terjadi defisiensi.
Berbagai suplemen yg Anda konsumsi sudah cukup untuk mendukung kebugaran seksual Anda serta kualitas sperma Anda. Yang utama, lakukan exercise fisik secara teratur, disertai pula 'manage-stres' (kelola stres) bila stres muncul dalam hidup kita. Masalahnya, stres dapat pula mengganggu kebugaran seksual.
Dr. Andri Wanananda MSAnggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta
(hrn/vta)