Istri Enggan Bercinta karena Puting Kesakitan, Adakah Kelainan?

Istri Enggan Bercinta karena Puting Kesakitan, Adakah Kelainan?

detikHealth
Senin, 02 Nov 2015 18:14 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Istri Enggan Bercinta karena Puting Kesakitan, Adakah Kelainan?
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Maaf Dok, saya lelaki 37 tahun menikah, setiap saya berhubungan badan dengan istri setelah punya anak yang kedua, payudara istri merasa sakit di area putingnya jadi tidak bisa disentuh, dan kalau sedang berhubungan, saya diminta untuk cepat-cepat selesai. Yang saya tanyakan, apakah istri saya ada kelainan/sudah tidak mood bercinta? Saya tunggu jawaban dokter. Terimakasih.

Egie (Pria, 37 tahun)
egie_XXXXX@yahoo.com
Tinggi 170 cm, berat 65 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses hubungan intim memicu kerja hormon reproduktif, antara lain estrogen, oxytocin pada wanita, yang membuat zona-zona erotik tubuhnya menegang. Hal ini terjadi pula pada buah dadanya yang merupakan zona erotik paling peka di samping klitoris (klentit) dan g-spot (zona erotik pada puncak mulut vagina).

Baca juga: Cara Istri Berkata Jujur pada Suami Jika Selama Ini Sering Palsukan Orgasme

Pada kondisi normal, meregangnya zona ini memicu kenikmatan seksual. Pada istri Anda terjadi kondisi yang berlawanan, ia merasa tidak nyaman, nyeri. Dianjurkan Anda berkonsultasi dengan dokter keluarga Anda, untuk melakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi) buah dada istri Anda, bila usianya di bawah 40 tahun.

Pada usia di atas 40 tahun dapat dilakukan mamografi. Kedua pemeriksaan tersebut untuk mengetahui adakah gangguan jaringan puting susu dan buah dada yang memicu rasa nyeri saat proses hubungan intim.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta

(hrn/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads