Efek Jangka Panjang Konsumsi Obat Kuat

Efek Jangka Panjang Konsumsi Obat Kuat

detikHealth
Kamis, 12 Nov 2015 18:13 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Efek Jangka Panjang Konsumsi Obat Kuat
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Kenapa kalau pas ML yang kedua, dengan rentang waktu 30 menit dari yang pertama Mr P agak loyo, bahkan cenderung susah keras. Tapi kalau minum obat kuat, tegang maksimal walaupun 3 kali dengan rentang waktu singkat. Apa efek samping jangka panjang kalau suka minum obat kuat?

Rudin (Pria, 35 tahun)
bebasXXXXX@gmail.com
Tinggi 160 cm, berat 61 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah mencapai orgasme ejakulasi, proses hubungan seksual diakhiri dengan fase relaksasi, di mana penis berakhir ereksi (mengendur). Fase ini ditentukan oleh usia dan kebugaran jasmani pria. Pada manula fase relaksasi bisa 1 minggu sampai satu bulan, hingga Mr P bisa perkasa kembali saat menerima rangsangan seksual.

Baca juga: Waspada, Obat Kuat Herbal Belum Tentu Aman

Berbeda bila Anda mengonsumsi obat kuat yang biasa mengandung zat syldenafil, yang bersifat erektogenik, pemicu ereksi penis. Durasi obat ini berbagai jenis, ada yang 7 jam, adapula yang long acting, bisa bertahan dalam tubuh sampai 36 jam.

Penjelasan ini diharapkan bisa menjawab pengalaman seksual saat Anda tidak minum obat kuat dan saat Anda mengonsumsi obat erektogenik tersebut. Obat erektogenik bila minum sesuai dengan petunjuk, tidak akan mengalami efek samping, antara lain flushing (muka memerah), gangguan retina mata, tensi darah turun (hipotensi).

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta

(hrn/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads