Saya takut dia marah dan takut menganggap saya terlalu terobsesi dengan seks. Saya benar-benar sayang dengan dia Mbak. Bagaimana menjelaskan dan membuat dia mengerti Mbak? Terimakasih.
Rifin (Pria, 34 tahun)
rifinXXXXXX@gmail.com
Tinggi 165 cm, berat 50 kg
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Halo Mas Rifin,
Coba Mas minta baik-baik pada sang pacar untuk bertemu. Tawarkan untuk bertemu di tempat umum yang terbuka, seperti restoran. Kalau perlu, dan si pacar bersedia, langsung saja bertemu di tempat yang sudah dijanjikan dan tidak usah dijemput untuk menghindari situasi berdua saja.
Ciptakan suasana yang nyaman baru pelan-pelan tanyakan mengapa ia terlihat berubah. Siapa tahu ia hanya sedang sibuk atau sedang ada masalah lain. Bisa juga ia merasa ada masalah dengan hubungan Anda berdua. Entah karena Anda kerap memintanya berhubungan atau karena masalah lain.
Memang perempuan sering merasa tidak nyaman bila diminta berhubungan badan. Dan bila pacar terlihat agak 'mendesak' maka ia memilih mundur. Minta maaflah atas kesalahan yang terjadi dan bila memang ia masih tertarik untuk membina hubungan lebih jauh, buat saja batasan-batasan yang diinginkan selama pacaran.
Hargai keinginan pasangan bila ia tidak mau berhubungan dulu sebelum menikah. Atau bila ia ada keinginan lain yang memang baik dan masuk akal. Cobalah untuk saling mengenali karakter lebih dalam, karena inilah sebenarnya tujuan dari masa pacaran.
Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPEd
Menyelesaikan pendidikan Magister Psikologi di Universitas Indonesia
dan Magister Pendidikan Profesi Kesehatan di Universitas New South Wales, Australia
Twitter: @rosdianaDNA
Website: Rosdianasetyaningrum.com
(hrn/vit)











































