Memulihkan Trauma Akibat Perlakuan Kasar dari Suami

Memulihkan Trauma Akibat Perlakuan Kasar dari Suami

detikHealth
Jumat, 04 Des 2015 14:14 WIB
Ditulis oleh:
Memulihkan Trauma Akibat Perlakuan Kasar dari Suami
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Assalamualaikum. Saya pernah mengalami kekerasan fisik dari suami padahal itu bukan karena kesalahan saya melainkan marah dengan ibunya. Namun dia tidak berani, justru saya yang menjadi pelampiasan amarahnya.

Walaupun kejadian itu sudah cukup lama dan suami saya juga sudah minta maaf. Rasa sakit hati serta kecewa saya sampai sekarang masih ada dan teringat terus kejadian itu sehingga timbul rasa dendam pada suami, karena menurut saya dia sudah kelewat batas.

Bagaimana cara menghilangkan trauma serta dendam pada suami saya dan melupakan kejadian itu? Karena saya merasa sangat kecewa padanya. Terimakasih atas sarannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Novie (Wanita, 26 tahun)
novieXXXXX@gmail.com
Tinggi 153 cm, berat 40 kg

Jawaban

Halo Bu Novi,

Saya dapat mengerti trauma yang Anda alami. Bagaimanapun pasti kejadian itu sangat membekas dalam hati dan pikiran.

Baca juga: Istri Mengalami KDRT, Apa yang Harus Dilakukan?

Bila suami sudah minta maaf dan mengubah sikap namun Anda masih belum dapat melupakan, berarti trauma itu tergores amat dalam. Berkonsultasilah dengan psikolog, bersama suami, agar dapat melakukan terapi untuk menyelesaikan masalah ini.

Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPEd
Menyelesaikan pendidikan Magister Psikologi di Universitas Indonesia
dan Magister Pendidikan Profesi Kesehatan di Universitas New South Wales, Australia
Twitter: @rosdianaDNA
Website: Rosdianasetyaningrum.com

(hrn/up)

Berita Terkait