Masalahnya, saya tinggal bersama ibu mertua dan kakak ipar di rumah orang tua suami. Mereka memang tidak pernah menyalahkan saya soal tidak punya anak, namun saya bisa melihat dari pandangan mata dan ucapan tersirat kalau mereka menuduh saya mandul, tidak pantas untuk suami saya, dan lainnya.
Saya pernah hamil Mbak, dua kali, hanya dua-duanya keguguran. Saya dan suami juga berobat rutin ke klinik fertilisasi dan pernah juga mencoba program bayi tabung, namun gagal. Saya sangat bingung, hampir tiap malam saya menangis karena mendengar kata-kata nyinyir dari kakak ipar dan ibu mertua saya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imelda (Wanita, 35 tahun)
imeldaXXXX@gmail.com
Tinggi 165 cm, berat 55 kg
Jawaban
Mbak Imelda,
Pasti berat ya bila harus tiap hari mendengar kata-kata yang kita anggap tidak enak dari mertua dan ipar tentang sesuatu yang juga kita inginkan, namun apa boleh buat memang belum diberikan oleh Yang Di Atas. Kalau Mbak yang memberi usul pada suami untuk pindah rumah, maka mertua akan merasa bahwa anaknya dihasut untuk meninggalkan rumah.
Coba minta pada suami untuk menyelesaikan masalah yang ada. Ceritakan perasaan Anda dan harapan Anda. Tanyakan bagaimana penyelesaian yang baik menurut dia. Semoga bila usulannya datang dari suami maka mertua tidak akan menuduh Anda yang menghasut. Yang penting adalah membuat suami mengerti bahwa masalah ini membuat Anda stres dan paling tidak harus ada usaha untuk menyelesaikannya.
Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPEd
Menyelesaikan pendidikan Magister Psikologi di Universitas Indonesia
dan Magister Pendidikan Profesi Kesehatan di Universitas New South Wales, Australia
Twitter: @rosdianaDNA
Website: Rosdianasetyaningrum.com
(hrn/vta)











































