Apakah di Usia 40-an Tahun Gairah Seksual Pria Menurun?

Apakah di Usia 40-an Tahun Gairah Seksual Pria Menurun?

detikHealth
Senin, 28 Des 2015 18:15 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Apakah di Usia 40-an Tahun Gairah Seksual Pria Menurun?
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Dokter, saya perempuan usia 30 tahun dan sudah menikah dengan suami yang berusia 44 tahun, sebelum menikah status kami janda dan duda yang belum pernah punya anak. Sekarang ini kami sangat menginginkan anak, tetapi pada saat berhubungan badan, suami saya kurang bergairah bahkan kadang-kadang mengalami disfungsi ereksi, Dok.

Saya ingin tanya, apakah di usia suami saya yang sekarang mempengaruhi gairah seksnya? Dan apakah masih ada peluang untuk hamil meskipun jarang melakukan hubungan badan? Mohon penjelasannya Dokter. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas waktu dan jawabannya.

Siti (Wanita, 30 tahun)
sitiXXXXXX@gmail.com
Tinggi 150 cm, berat 52 kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Usia Anda 30 tahun dan suami 44 tahun. Anda dan suami relatif masih berpeluang untuk punya momongan. Terjadinya kehamilan ditentukan oleh kualitas sel betina (ovum) Anda dan kualitas sel jantan (spermatozoa). Untuk terjadinya kehamilan, hubungan intim hendaknya dilakukan saat Anda dalam periode subur, yaitu sekitar hari ke-12 s/d 15 dihitung sejak tanggal pertama haid terakhir.

Disfungsi ereksi (DE) yang agaknya dialami oleh suami Anda, adalah gangguan seksual yang kerap terjadi pada pria di atas usia 40 tahun. Pada pria usia 40-49 tahun di negara negara ASEAN, diperkirakan 42 persen mengidap DE.

Pria dengan DE masih mungkin menghamilkan istri selama DE terjadi saat penis sudah penetrasi ke dalam vagina dan terjadi ejakulasi sperma di dalam vagina saat istri dalam masa subur. Masalahnya, dalam kaitan ini Anda sebagai istri tidak bisa menikmati orgasme, tapi harapan untuk hamil tetap terbuka.

Dianjurkan suami Anda berkonsultasi dengan dokter keluarga Anda untuk memastikan penyebab DE (biasa penyakit kencing manis, kadar lemak darah tinggi, darah tinggi), hingga bisa diberikan pengobatan untuk meningkatkan gairah seksualnya dan terapi DE-nya.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta

(hrn/up)

Berita Terkait