Rangga (Pria, 32 tahun)
ranggaXXXXXX@gmail.com
Tinggi 170 cm, berat 55 kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan keterangan di atas saya tidak memiliki cukup data untuk menegakkan diagnosis, tetapi akan coba saya jawab. Siklus haid yang normal adalah yang memiliki rentang 21 sampai 35 hari dari haid hari pertama ke haid haid hari pertama berikutnya. Jadi dikatakan memiliki siklus yang abnormal jika siklus haid di bawah 21 hari ataupun di atas 35 hari.
Haid tidak teratur atau yang disebut sebagai siklus anovulasi karena tidak menghasilkan sel telur. Hal ini merupakan penyebab ketidaksuburan. Sebesar 15-20% ketidaksuburan disebabkan gangguan ovulasi. Ini dapat dibagi menjadi 4 grup yaitu hypogonadotrophic hypogonadism (World Health Organization group I), normogonadotrophic normogonadic ovarian dysfunction (World Health Organization group II), hypergonadotrophic hypogonadism (ovarian failure) (WHO group III) dan Hiperprolaktinemia) (WHO group IV).
Berdasarkan klasifikasi ini maka diperlukan pemeriksaan yang lengkap mulai dari fisik secara menyeluruh, anatomi rahim, ovarium serta pemeriksaan panel hormon yang sesuai dengan keluhan yang dialami istri Anda. Setelah itu dapat dilakukan pengklasifikasian dan penanganan sesuai dengan kriteria WHO di atas. Terimakasih.
dr. Ferdiansyah Putra Harahap, M.Ked(OG), SpOG
Spesialis Obstetri dan Ginekologi di RS Permata, Depok
www.rspermatadepok.com
(hrn/vit)











































