Siti Saadah (Wanita, 33 tahun)
sitisaadahXXXXXX@gmail.com
Tinggi 158 cm, berat 58 kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Sudah pernah memeriksakan diri ke dokter? Bila sudah, apa saja saran dari dokter?
2. Kondisi di atas sudah berlangsung berapa lama?
3. Apakah Anda terasa sakit, sulit, atau terganggu saat menelan?
4. Kondisi di atas apakah sering kambuh atau berulang?
5. Apakah Anda saat tidur mengorok?
6. Apakah kondisi ini mengganggu tidur dan aktivitas Anda sehari-hari?
Perlu diketahui, untuk diagnosis atau kasus tonsilitis, maka beberapa kondisi di bawah ini merupakan diagnosis bandingnya:
1. Common cold
2. Infeksi HSV (Herpes Simpleks Virus)
3. Infeksius mononukleosis
4. Infeksi streptokokus
5. Infeksi coxsackievirus
6. Epiglotitis
7. Abses retrofaring
8. Abses peritonsil
9. Faringitis gonokokkal
10. Difteri
11. Infeksi HIV (kondisi amat langka)
12. Keganasan (jarang, biasa pada orang tua)
Saran kami, segeralah memeriksakan ke dokter umum atau dokter keluarga terdekat. Bila memang benar tonsilitis kronis, maka solusinya dengan operasi (tonsilektomi). Terapi obat hanya bersifat simtomatis (mengatasi gejala/keluhan), tidak dapat mengatasi tonsilitis kronis.
Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.
Salam sehat dan sukses selalu.
Dito Anurogo, penulis 17 buku, sedang studi di S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis FK UGM Yogyakarta.
(hrn/vit)











































