Mr P Susah Ereksi, Apakah karena Faktor Usia?

Mr P Susah Ereksi, Apakah karena Faktor Usia?

detikHealth
Rabu, 10 Feb 2016 18:16 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Mr P Susah Ereksi, Apakah karena Faktor Usia?
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Tiga bulan terakhir ini saya susah sekali bisa 'tegang', tidak seperti biasanya, kalau sudah 3-4 hari biasanya gampang tegang. Nafsu masih tinggi hanya kemampuan memang sudah turun, apa karena usia ya Dok? Padahal saya tidak punya penyakit diabet dan sebagainya. Jadi sering hubungan tidak sampai semenit itu sudah keluar terus lemas gitu.

Kadang sering keluar mahdi/mani ketika buang air kecil. Kadang sebelumnya ada nafsu datang kadang juga tidak merasakan apa-apa, mohon sarannya Dok. Terimakasih sebelumnya.

Syukron (Pria, 59 tahun)
syukron.XXXXXX@yahoo.com
Tinggi 163 cm, berat 68 kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Dari uraian keluhan Anda, agaknya Anda mengalami disfungsi ereksi (DE). Hal ini sering dialami oleh pria yang usianya 'kepala lima'. Usia Anda saat ini 59 tahun, bahkan sudah akan memasuki usia 60 tahun. DE diakibatkan oleh proses penuaan (the aging process) yang tidak bisa dicegah, hanya bisa ditunda dan diperlambat.

Anda tidak usah risau, upayakan kebugaran jasmani melalui exercise fisik secara reguler, misalnya jalan pagi (brisk walking) 3-4 kali seminggu selama 30 menit, didukung oleh asupan gizi yang seimbang. Dengan petunjuk dokter keluarga Anda, lakukan pemeriksaan medis untuk penyakit-penyakit kronis, seperti: hipertensi, diabetes mellitus, kolesterol darah yang meningkat, penyakit jantung koroner.

Bila penyakit penyakit tersebut tidak ada atau bila sudah ada, minimal terkontrol gejalanya, Anda dapat minta Dokter Keluarga Anda meresepkan obat 'erektogenik', misalnya obat golongan syldenafil, yang bisa mempertahankan ereksi Mr P agar lebih perkasa. Obat tersebut diminum 30 menit sebelum hubungan dengan istri.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(hrn/vit)

Berita Terkait