Sakit Kepala Sebelah Hingga Mual, Apa yang Terjadi?

Sakit Kepala Sebelah Hingga Mual, Apa yang Terjadi?

detikHealth
Kamis, 03 Mar 2016 15:09 WIB
Ditulis oleh:
Sakit Kepala Sebelah Hingga Mual, Apa yang Terjadi?
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Dear Dokter, saya sering mengalami pusing sebelah/seluruh kepala yang sangat hebat, bersamaan dengan itu sering tiba-tiba mual bahkan terkadang sampai muntah. Saat pusing itu terasa terkadang sakit merambat ke tulang hidung sampai sekitar mata juga terasa ke telinga.

Mohon informasinya dokter apakah yang terjadi? Dan apakah saya harus memeriksakan hidung saya (sinus), telinga atau kepala? Terimakasih.

Siti Rochimah (Wanita, 28 tahun)
racheeto_ctXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi 160 cm, berat 70 kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Mohon maaf sebelumnya, ada beberapa hal yang perlu kami konfirmasikan terlebih dahulu?
1. Berapa lama pusing itu terjadi? (Misal: 10 menit)
2. Berapa kali di dalam sehari pusing itu Anda alami?
3. Apakah pusing yang dirasakan itu seperti berdenyut atau pusing berputar?
4. Apakah ada riwayat sering batuk, pilek, hidung tersumbat?
5. Seberapa sering pusing yang Anda alami itu kambuh?
6. Sudah pernah minum obat tertentu dari dokter? Bila sudah, apa (saja) obat yang telah Anda konsumsi?
7. Apakah Anda sering berada di depan laptop/komputer? Bila iya, seberapa lama?
8. Apakah Anda pernah mengalami sakit sinusitis, terjatuh, cedera kepala?

Baca juga: Setiap Hari Kepala Sering Pusing, Sakit Apa Ya Dok?

Umumnya, sakit kepala tersering dijumpai antara lain: sakit kepala cluster, migraine (dengan atau tanpa aura), sakit kepala tegang otot, serta sakit kepala otonomik trigeminal. Perlu diketahui, bahwa kemungkinan mengarah ke diagnosis sinusitis juga ada. Namun hal ini perlu dilakukan evaluasi dan observasi lebih lanjut oleh dokter.

Mengingat proses anamnesis (wawancara terstruktur-komprehensif) serta pemeriksaan fisik memegang peranan penting di dalam penegakan diagnosis. Inilah the Art of Medicine. Perpaduan antara seni dan dunia kedokteran.

Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.

Dito Anurogo, penulis 17 buku, sedang studi di S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis FK UGM Yogyakarta.

(hrn/vit)

Berita Terkait