Diet Selalu Gagal karena Masuk Angin

Diet Selalu Gagal karena Masuk Angin

detikHealth
Jumat, 04 Mar 2016 15:46 WIB
Leona Victoria Djajadi
Ditulis oleh:
Leona Victoria Djajadi
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.
Diet Selalu Gagal karena Masuk Angin
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Halo Mbak Victoria. Saya sudah melakukan banyak metode diet namun selalu gagal. Ketika mengurangi makan, saya malah masuk angin dan sering sakit perut. Kenapa ya Mbak? Apakah pencernaan saya terganggu?

Lalu saya termasuk senang makan daging, baik itu ayam maupun daging sapi atau kambing. Adakah menu makanan daging yang tidak membuat saya tambah gemuk?

Adrian (Pria, 21 tahun)
adrianXXXXX@gmail.com
Tinggi 169 cm, berat 109 kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Halo Adrian,

Sepertinya cara diet sehat kamu salah sehingga bisa menyebabkan masuk angin. Diet aslinya artinya adalah pola makan. Jadi justru harus berpola bukannya dihilangkan.

Baca juga: Nutrisi untuk Gangguan Lambung

Pilihan daging merah dan putih adalah bagian dari balanced healthy meal, artinya boleh dimakan sebagai bagian diet sehat. Yang selalu saya tekankan saat makan adalah porsi dan jam makan teratur.

Jadi saran saya
- Makan sering 5x sehari: sarapan, morning tea, lunch, afternoon tea, dinner
- Mengikuti pola healthy plate yaitu: ½ piring sayur, ¼ karbohidrat, ¼ protein/lauk
- Mengurangi jenis makanan yang digoreng, cemilan, kerupuk, kue, keripik, cookies, minuman soda dan sirup
- Untuk snack time di pagi dan sore bisa memilih potongan buah segar, susu skim milk, yoghurt maupun 1 genggam kacang-kacangan
- Setiap kali mau makan 5 menit sebelumnya minumlah segelas air putih sehingga saat makan tidak lupa diri
- Setiap kali terasa mau ngemil, coba minum air putih dulu karena mungkin saja sebenarnya Anda haus tapi tidak terlatih untuk membedakan rasa haus dan lapar.

Semoga berhasil.

Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.

(hrn/vta)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads