Lemas, Pusing dan Mual, Gejala Gangguan Tiroid?

Lemas, Pusing dan Mual, Gejala Gangguan Tiroid?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Rabu, 01 Jun 2016 11:42 WIB
Lemas, Pusing dan Mual, Gejala Gangguan Tiroid?
Foto: thinkstock
Jakarta - Dokter, saya ingin bertanya. Tahun lalu saya demam tinggi lalu sembuh. Di rumah, saya baik-baik saja dan setelah dibawa jalan keluar rumah, tiba-tiba badan lemas tidak berdaya, pusing, penglihatan kabur. Padahal saya sedang duduk dan tidak berdiri mengantre di sebuah bank tetap saja lemas.

Lalu saya berobat ke puskesmas, dokter di sana bilang saya ada gangguan tiroid. Tapi tidak dianjurkan untuk cek ke lab. Diberi obat vitamin dan penambah darah saja. Akhirnya saya sembuh.

Tahun sekarang saya mengalaminya lagi, lemas yang lebih lama, pusing dan juga mual, saya kembali ke puskesmas lalu dikasih obat seperti dulu namun tidak sembuh-sembuh. Lalu kembali lagi dan disuruh buat surat rujukan ke rumah skit untuk cek tiroid. Belum selesai urusan, saya lemas tidak berdaya dan saya pulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sampai rumah makin lemas lalu orang tua saya membawa saya ke rumah sakit masuk UGD dan diperiksa. Saya sudah menjelaskan detail, tapi dokter tidak percaya kalau saya ada gangguan tiroid. Dikasih obat vitamin sama seperti di puskesmas, tidak kunjung sembuh hingga sekarang.

Sekarang saya masih terbaring lemah di rumah. Pertanyaan saya, apakah benar atau salah, saya terkena gangguan tiroid ataukah saya hanya drop biasa saja? Terimakasih.

Puput (Wanita, 24 tahun)
karunia.XXXXXXX@gmail.com
Tinggi 150 cm, berat 39 kg

Jawaban

Dear Puput,

Gejala lemas, pusing, mual yang Anda alami, terutama gejala lemas yang saat ini dirasakan, memang tidak khas untuk suatu gejala penyakit tiroid tapi belum tentu bukan merupakan penyakit tiroid. Untuk hal ini, perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya.

Penyebabnya dapat karena tensi rendah, kurang darah, infeksi kronik, masalah jantung ataupun organ lainnya. Anda dapat konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Salam, semoga bermanfaat.

dr. Indra Wijaya, SpPD, M.Kes
Departemen Penyakit Dalam
Fakultas Kedokteran, Universitas Pelita Harapan
Siloam Karawaci Hospital (hrn/vit)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads