Dampak Berhubungan Seks yang Dipaksakan

Dampak Berhubungan Seks yang Dipaksakan

detikHealth
Senin, 13 Jun 2016 18:11 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Dampak Berhubungan Seks yang Dipaksakan
Foto: thinkstock
Jakarta - Dokter saya ingin tanya. Saya baru saja menikah, sebagai seorang istri kadang saya tidak ada mood saat bercinta dengan suami, tapi ingin segera punya momongan. Jadi terasa dipaksakan. Itu bagaimana efeknya, baik secara biologis dan psikisnya? Mohon jawabannya ya Dok. Terimakasih.

Cindy (Wanita, 27 tahun)
cindy_XXXXXXX@gmail.com
Tinggi 160 cm, berat 60 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hubungan intim yang bisa menghasilkan momongan hendaknya dilakukan pada hari ke 12 s/d 15, dihitung sejak hari pertama haid terakhir. Misalnya haid hari pertama bulan lalu tanggal 3, maka periode subur adalah 12+3 = 15. Jadi antara tanggal 15 s/d 20 adalah periode subur. Saat itu hendaknya Anda dalam keadaan mood yg baik, artinya bergairah saat melakukan hubungan intim dengan suami.

Mood yang sedang galau, akan mempengaruhi kebugaran seksual dan fisik Anda. Hingga, bukan tidak mungkin berpengaruh juga pada kualitas hormon reproduktif Anda (estrogen, progesteron) dan kualitas sel betina (ovum) Anda yang akan dibuahi oleh sel jantan (spermatozoa) suami.

Faktor-faktor tersebut punya kontribusi dalam pembentukan janin yang kelak akan Anda kandung. Upayakan selalu berpikir positif serta lakukan exercise fisik secara reguler 4-5 kali per minggu selama 30 menit.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta. (hrn/vit)

Berita Terkait