Jarang Melakukan Foreplay Saat Bercinta, Berbahayakah?

Jarang Melakukan Foreplay Saat Bercinta, Berbahayakah?

detikHealth
Rabu, 27 Jul 2016 18:13 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Jarang Melakukan Foreplay Saat Bercinta, Berbahayakah?
Foto: thinkstock
Jakarta - Halo dokter, saya Mau tanya. Jika saat berhubungan suami saya jarang melakukan foreplay, apakah berbahaya? Lalu apakah sebagai wanita harus merasakan orgasme jika saat berhubungan agar terjadi pembuahan? Terimakasih.

Chalista (Wanita, 24 tahun)
dena05.XXXXXX@gmail.com
Tinggi 165 cm, berat 75 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Foreplay sebaiknya dilakukan agar memicu lubrikasi (pelendiran) vagina Anda serta meningkatkan gairah seksual hingga bisa mencapai orgasme (puncak kenikmatan ML).

Tanpa foreplay, lubrikasi vagina tidak optimal, hingga saat penetrasi penis suami ke dalam vagina, terasa kurang nyaman. Juga bisa menghambat orgasme.

Untuk memperoleh keturunan (hamil) memang tidak perlu orgasme. Yang penting sel jantan (spermatozoa) suami bisa 'jumpa' dengan sel betina (ovum) Anda saat ML di masa subur Anda.

Alangkah sempurnanya, bila foreplay dilakukan. Karena saluran vagina yang basah akan membuat sel jantan lebih laju menuju rahim untuk membuahi sel telur Anda.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta. (hrn/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads