Sekarang sudah hampir 6 bulan saya tidak diserang pilek tapi 2 bulan terakhir ini hidung sebelah kiri saya sering mengeluarkan darah sedikit disertai sakit kepala hebat, itu semua gejala penyakit apa ya Dok? Terimakasih Dok.
Nana (Pria, 28 tahun)
nanaolayXXXX@gmail.com
Tinggi 168 cm, berat 50 kg
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada beberapa kondisi serius yang menjadi pemicu terjadinya perdarahan di hidung dan sakit kepala, antara lain: anemia (penurunan kadar hemoglobin darah), tekanan darah tinggi, penyakit atau kelainan ginjal kronis, trauma (cedera) kepala (misalnya fraktur tengkorak) akibat kecelakaan atau jatuh, penyalahgunaan kokain, keracunan karbonmonoksida, menghirup bahan kimiawi (seperti ammonia), atau leukemia. Penyebab sakit kepala dan perdarahan hidung lainnya, seperti: rinitis alergi, common cold, septum deviasi, glomerulonefritis, virus ebola, koarktasi aorta.
Tentang sakit kepala hebat, perlu dievaluasi lebih lanjut oleh dokter, apakah itu termasuk sakit kepala tegang otot (tension-type headache), sakit kepala migren (migraine headache), sakit kepala harian kronis (chronic daily headache), sakit kepala kluster (cluster headache). Kemungkinan ke arah sakit kepala sinus dan paskatrauma juga perlu diobservasi lebih lanjut. Lokasi sakit kepala, tipe nyeri, lama kejadian sangat memengaruhi dan menentukan diagnosis sakit kepala.
Sakit kepala yang perlu diwaspadai dan merupakan kegawatdaruratan medis adalah yang:
1. Berlangsung mendadak,
2. Memberat dalam hitungan detik/menit,
3. Boleh jadi dirasakan sebagai sakit kepala terburuk atau terberat yang pernah dirasakan,
4. Disertai demam dan kaku leher,
5. Terjadi bersamaan dengan kejang, perubahan kepribadian, bingung,
6. Berlangsung cepat setelah berolahraga berat atau cedera minor
7. Baru saja dan disertai lemah, mati rasa, kesemutan, sulit melihat atau penglihatan kabur. Bila ada satu kriteria memenuhi, segeralah memeriksakan diri ke dokter atau RS terdekat, agar segera mendapatkan tatalaksana yang sesuai.
Sedangkan tentang perdarahan di hidung, perlu dipastikan oleh dokter apakah berasal dari anterior atupun posterior. Perdarahan hidung anterior terjadi lebih dari 90 persen dari semua kasus perdarahan hidung. Perdarahan di anterior ini umumnya berasal dari pembuluh darah di bagian terdepan hidung. Sifatnya mudah dikendalikan dan diredakan, baik melalui perawatan mandiri di rumah maupun oleh dokter. Umumnya perdarahan hidung tidak memerlukan tes atau uji laboratorium.
Saran saya, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Sebab kemungkinan adanya sinusitis kronis atau rhinosinusitis kronis perlu ditegakkan melalui anamnesis (wawancara komprehensif dan terstruktur, ada gejala mayor dan minor), pemeriksaan fisik (ada tidaknya nyeri ketok wajah), pemeriksaan penunjang berupa CT scan (merupakan baku emas untuk sinusitis) dan foto polos posisi waters (untuk menilai kondisi sinus di hidung, batas udara-cairan atau air fluid level atau penebalan mukosa). Kemungkinan diagnosis lainnya tentu ada.
Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.
Salam sehat dan sukses selalu.
Dokter Dito Anurogo, penulis 17 buku, sedang studi di S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis FK UGM Yogyakarta. (hrn/vit)











































