Toni (Pria, 21 tahun)
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari kata kunci 'berputar' ada kecenderungan mengarah ke gejala vertigo (tepatnya benign paroxysmal positional vertigo), namun demikian masih perlu dibedakan dengan hipotensi ortostatik (hipotensi postural), disequilibrium, presinkop, neurally mediated (vasovagal) syncope, sinkop psikogenik (pseudosinkop), lightheadedness, sindrom hiperventilasi, dan migrainous vertigo (vestibular migraine). Perlu dilakukan manuver Dix-Hallpike oleh dokter, untuk menegakkan diagnosis.
Berbicara tentang penyebab, secara umum vertigo memiliki dua penyebab:
A. Penyebab sentral, seperti:
1. migren vestibuler,
2. iskemi batang otak,
3. infark dan perdarahan serebral
4. malformasi Chiari
5. sklerosis multipel
6. ataksia episodik tipe 2
B. Penyebab perifer, berupa:
1. Benign paroxysmal positional vertigo
2. neuritis vestibular
3. Herpes zoster otikus (sindrom Ramsay Hunt)
4. penyakit Meniere
5. Labyrinthine concussion
6. Fistula perilimfatik
7. sindrom dehiscence kanal semisirkular
8. sindrom Cogan
9. vestibulopati berulang
10. neuroma akustik
11. toksisitas aminoglikoside
12. otitis media (radang telinga bagian tengah)
Sedangkan penyebab dari orthostatic hypotension (postural hypotension):
1. kekurangan cairan tubuh
2. gangguan jantung, berupa: denyut jantung menurun (bradikardia), problematika katub jantung, serangan jantung, gagal jantung.
3. permasalahan endokrin, misal: gula darah rendah (hipoglikemia), diabetes, insufisiensi Adrenal, kondisi Tiroid.
4. gangguan sistem persarafan, contoh: penyakit Parkinson, atrofi sistem multipel, demensia tipe Lewy body, kegagalan otonomik murni, dan amyloidosis.
5. kondisi setelah makan makanan.
Solusinya sederhana, hindari dan temukan faktor penyebab/pencetus yang mendasari kelainan atau gangguan Anda, tentunya lebih baik bila bersama ahlinya. Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.
Salam sehat dan sukses selalu.
Dokter Dito Anurogo, penulis 17 buku, sedang studi di S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis FK UGM Yogyakarta. (hrn/vit)











































