Dia setiap bernapas (menarik napas panjang) di dadanya terasa sakit Dok seperti tertusuk jarum. Menurut Dokter, apakah sakit itu berhubungan dengan gaya makan dia ya Dok? Atau ada hal lain yang sekiranya dokter tahu tentang permasalahan tersebut? Atas jawabannya terimakasih.
Dhanang (Pria, 27 tahun)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selamat pagi Bapak, sayang sekali Bapak tidak menyertakan data anak Bapak seperti berat badan dan tinggi badan sehingga saya tidak dapat menentukan status gizinya. Mengenai sakit di dada pada anak dan remaja, penyebabnya bisa beberapa macam.
Namun yang tersering adalah muscle/joint strain alias ketegangan otot/sendi, yang biasanya terjadi saat anak bermain terlalu bersemangat. Penyebab lain yang tersering dinamakan Texidor's Twinge. Pada Texidor's Twinge ini nyeri dadanya sangat spesifik. Mendadak, seperti terkena jarum tajam, bertahan hanya beberapa detik atau menut, bisa terjadi sekali atau beberapa kali dalam sehari, tidak di-trigger kegiatan fisik, bisa juga terjadi saat istirahat, memburuk nyerinya dengan menarik napas, menghembuskan napas atau bergerak.
Penyebabnya masih belum diketahui, tapi beberapa ahli mengatakan kemungkinannya adalah kram otot. Tidak berbahaya, dan akan hilang sendiri. Tidak ada hubungannya dengan pola makan sih.
Walaupun begitu Pak, pola makan anak harus tetap diatur dengan baik karena kegemukan (obesitas) meningkatkan risiko penyakit jantung, penyakit pembuluh darah, diabetes mellitus di kemudian hari. Dari sekarang, atur supaya anak makan utama 3x/hari, snack buah/agar-agar 2x/hari. Perbanyak aktivitas fisik, dan batasi menonton televisi atau main games.
Semoga berguna ya Pak.
dr. Meta Hanindita, SpA
Berpraktik di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Jl Mayjend Prof Dr Moestopo No 6 - 8, Kota Surabaya, Jawa Timur
(hrn/vit)










































