Kondisi tersebut membuat kesulitan penetrasi, dan membuat saya jadi agak bingung karena saya juga belum pernah berhubungan seks sebelumnya. Apa kondisi tersebut normal Dok? Apa kami perlu memeriksakan kondisi penis suami saya tersebut. Mohon saran dari Dokter. Terimakasih.
Ika (Wanita, 25 tahun)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bentuk kepala penis yang bengkok, melengkung saat ereksi, ada 3 jenis: bengkok ringan; bengkok medium; bengkok berat. Saya harap suami Anda hanya bengkok ringan Mr P-nya, hingga tidak perlu dilakukan rekonstruksi dengan bedah plastik. Kemungkinan lain, karena Anda baru menikah, hingga pengalaman foreplay dan proses senggama belum mencukupi.
Jelasnya, bila foreplay baik dan cukup lama, lubrikasi (pelendiran) vagina akan optimal, juga rongga vagina terbuka lebar. Ingat: saat persalinan kepala bayi yang jauh lebih besar dari kepala penis bisa lewat. Bukankah, kepala penis suami kendatipun bengkok tidak akan melebihi ukuran kepala bayi.
Disarankan: lakukan foreplay cukup, lalu cobalah hubungan senggama 'woman on top' atau 'rear entry/doggie' position. Kedua posisi tersebut membuat penis yang bengkok lebih mudah untuk penetrasi ke dalam vagina.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta. (hrn/up)











































