Pria yang Memiliki Ketertarikan dengan Sesama Jenis

Pria yang Memiliki Ketertarikan dengan Sesama Jenis

detikHealth
Senin, 13 Feb 2017 17:12 WIB
Wulan Ayu Ramadhani M.Psi
Ditulis oleh:
Wulan Ayu Ramadhani M.Psi
Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati Jl. Muhasyim VII no. 41, Cilandak, Jakarta Selatan Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah http://pranikah.org/
Pria yang Memiliki Ketertarikan dengan Sesama Jenis
Foto: detikcom
Jakarta - Dear Mbak Wulan, saya hanya ingin bertanya bagaimana bisa sembuh atau menjadi normal ya? Karena masalah saya adalah tentang orientasi seks yang sepertinya salah 'not heterosex', di agama manapun tentunya ini dilarang. Saya kesulitan untuk mengubah mindset saya. Mohon sarannya Mbak Wulan. Terimakasih.

B (Pria, 23 tahun)

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dear Mas B,

Jika Anda menanyakan bagaimana bisa sembuh, saya jadi ingin balik bertanya apa yang menyebabkan Anda yakin bahwa orientasi seksual Anda adalah 'not heterosex'? Sudah berapa lama sejak Anda merasakan hal ini? Apakah selama ini sudah cukup mengeksplorasi orientasi Anda, baik kepada laki-laki maupun perempuan? Apa yang membuat Anda merasa bahwa Anda tidak normal? Apa yang membuat Anda merasa perlu disembuhkan?

Orientasi seksual memang kerap kali menimbulkan banyak pertanyaan dan kebingungan, terutama pada usia Anda. Ketika merasa adanya kecenderungan preferensi seksual kepada sesama jenis, akhirnya yang muncul adalah kecemasan, merasa dipersalahkan karena dianggap berperilaku yang tidak sesuai dengan kaidah norma yang berlaku. Perlakuan ini akhirnya membuat diri semakin cemas, memiliki stigma negatif dalam diri, mudah depresi. Kebingungan dan ketidaknyamanan yang ada menjadi mengganggu dan merasa ada yang perlu di dalam diri.

Berhubung masalah ini sangat kompleks untuk dibahas dalam kolom konsultasi singkat, sebaiknya konsultasikan dulu dengan psikolog tentang orientasi seksual Anda. Jika nanti dalam proses Anda menemukan bahwa Anda memang memiliki orientasi seksual tertentu yang membuat Anda tidak nyaman, diskusikan dengan psikolog langkah-langkah apa yang dapat dilakukan.

Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi
Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Jl. Muhasyim VII no. 41, Cilandak, Jakarta Selatan
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
http://pranikah.org/ (hrn/up)

Berita Terkait