R (Laki-laki, 28 tahun)
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyebabnya bisa karena faktor fisik, misalnya gangguan ganglion saraf simpatik di daerah tulang pinggang, karena obat-obat tertentu yang mengganggu saraf simpatik (butyrophenones, sedative-agents). Faktor psikis, adalah penyebab paling sering, misalnya sedang galau, stress berat.
Prioritas utama, penis harus mampu ereksi dulu secara optimal, barulah bisa terjadi ejakulasi. Dianjurkan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi untuk memastikan penyebab dan menentukan pengobatannya.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta. (hrn/up)











































