Saya hanya bisa berfantasi dengan menggunakan pakaian formal lengkap. Dengan dasi berwarna abu-abu atau hitam, setelan jas warna hitam berkemeja putih, dan dengan menggunakan peci berwarna hitam dan bersepatu pantofel hitam.
Bahkan, saya juga tidak pernah menggunakan baju dalam. Dengan kata lain saya langsung menggunakan baju lengkap. Saya juga selalu menyuruh istri saya menggunakan dress lengkap yang dapat merangsang saya dan dapat dibuka dengan mudah dan tanpa dalaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
A (Laki-laki, 25 tahun)
Jawaban
Hubungan seksual yang ideal, hendaknya dilakukan atas kehendak bersama, saat Anda dan istri bugar, tidak sedang galau atau stres. Hendaknya dilakukan pada situasi tempat dan waktu yang nyaman. Frekuensinya tidak boleh sampai mengganggu kegiatan rutin Anda dan istri sehari-hari.
Juga fantasi seksual menjelang foreplay, boleh-boleh saja seperti Anda dan istri peragakan, selama Anda dan istri bisa menerimanya sebagai variasi pendukung foreplay. Akan tetapi, akhir dari proses hubungan seksual, Anda dan istri harus bisa mencapai orgasme.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
(hrn/up)











































