Pertanyaan:
Dok, 10 tahun yang lalu saya pernah terjatuh dan kepala saya kebentur sampai saya pingsan. Saat itu saya muntah, dan setelah kejadian itu kepala saya sering sakit.
Apakah rasa pusing itu bisa disebabkan karena saya kepala saya pernah terbentur?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wiwid Syahfira (wanita, 20 tahun)
Jawaban:
Sakit kepala adalah timbulnya rasa tidak nyaman dan nyeri di kepala. Perlu diketahui sifat dari sakit kepala tersebut, bisa terasa ringan hingga berat dan berlangsung dari jam hingga sepanjang hari.
Lokasi sakit kepala tersebut juga bisa muncul pada seluruh kepala, salah satu sisi kepala atau pada area kepala tertentu.
Penyebab sakit kepala dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu sakit kepala primer atau sekunder. Sakit kepala primer adalah sakit kepala yang tidak terkait dengan penyakit tertentu seperti migrain, kepala tegang atau cluster.
Sementara sakit kepala sekunder, terjadi dari pengaktifan saraf nyeri yang diakibatkan penyakit tertentu. Penyebab umumnya adalah flu, sinusitis, infeksi telinga, sakit gigi, cedera kepala, kelainan otak, dan lain-lain.
Sehingga perlu diperhatikan untuk riwayat kepala terbentur tersebut cukup berat dan apakah sudah dilakukan pemeriksaan seperti CT Scan kepala sebelumnya dan juga dilihat dari hasil pemeriksaan tersebut.
Lalu, untuk gejala sakit kepala yang dialami selama ini apakah ada perubahan pola seperti menjadi semakin sakit, semakin sering atau berpindah lokasi.
Apabila gejala yang dirasakan terus menerus ini mengalami perubahan pola atau sudah mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, disarankan untuk melakukan evaluasi dan pemeriksaan ulang ke dokter. Hasil pemeriksaan ini dapat menentukan sakit kepala yang dialami ini merupakan dampak dari riwayat kepala terbentur atau adanya penyebab lainnya.
dr Chintya Nur, MM, MARS
Medical Consultant dan Homecare Kavacare.id
Tentang Konsultasi Kesehatan
Pembaca detikcom yang memiliki pertanyaan terkait berbagai masalah kesehatan dapat mengirimkan pertanyaan disertai keterangan nama, usia, dan jenis kelamin melalui form Konsultasi detikHealth, KLIK DI SINI.
Identitas penanya bisa ditulis terang atau disamarkan, disesuaikan dengan keinginan pembaca. Seluruh identitas penanya kami jamin akan dirahasiakan.
(sao/kna)











































