Deskripsi:
Farmakologi
Levofloxacin merupakan isomer optik S- (-) dari ofloxacin dengan spektrum antibakteri yang luas, aktif terhadap bakteri gram positif dan gram negatif, termasuk bakteri anaerob.
Bakteri gram positif : Enterococcus faecalis, Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, Streptococcus pyogenes.
Bakteri gram negative : Enterobacter cloacae, Escherichia coli, Haemophilus influenzae dan para-influenzae, Klebsiella pneumoniae, Legionella pneumophila, Moraxella catarrhalis, Proteus mirabilis, Pseudomonas aeruginosa.
Levofloxacin juga aktif terhadap Chlamydia pneumoniae dan Mycoplasma pneumoniae.
Mekanisme kerjanya dengan cara menghambat replikasi dan transkripsi DNA bakteri.
Farmakokinetik
Pada pemberian oral, levofloxacin diabsorpsi secara cepat dan hampir sempurna. Konsentrasi plasma tertinggi biasanya dicapai 1 - 2 jam setelah minum obat. Bioavailabilitas absolut untuk dosis oral hampir 99 %. Pada konsentrasi tinggi didistribusi secara luas ke seluruh tubuh. Penetrasi levofloxacin pada jaringan paru sangat baik. Konsentrasi pada jaringan paru biasanya 2 - 3 kali lebih besar dari konsentrasi plasma atau sekitar > 2,4 – 11,3 g/g dalam waktu 24 jam setelah pemakaian oral dosis tunggal 500 mg. Pada penderita gangguan fungsi ginjal dengan bersihan kreatinin < 80 ml/menit, dapat mengakibatkan waktu paruh eliminasi plasma memanjang. Karena itu diperlukan penyesuaian dosis untuk mencegah terjadinya akumulasi. Sekitar 85 % diekskresikan melalui urin dalam bentuk tidak berubah.
Komposisi:
Tiap tablet salut selaput mengandung levofloxacin hemihydrate setara dengan 500 mg levofloxacin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang peka terhadap levofloxacin, seperti :
Sinusitis maxilaris akut.
Eksaserbasi akut bronkitis kronik.
Community acquired pneumonia
Infeksi saluran kemih terkomplikasi
Infeksi kulit dan jaringan kulit yang tidak terkomplikasi.
Pielonefritis akut.
Dosis:
Dewasa : dosis lazim 250 – 500 mg (oral), 1 x sehari untuk penderita dengan fungsi ginjal normal (bersihan kreatinin > 80 ml/menit) dengan waktu pemberian selama 7 – 14 hari tergantung beratnya penyakit.
Eksaserbasi akut bronkitis kronik 500 mg/24 jam selama 7 hari.
Sinusitis maxilaris akut 500 mg/24 jam selama 10-14 hari
Community acquired pneumonia 500 mg/24 jam selama 7 – 14 hari
Infeksi saluran kemih terkomplikasi 250 mg/24 jam selama 10 hari.
Infeksi kulit dan jaringan kulit tidak terkomplikasi 500 mg/ 24 jam selama 7 – 10 hari.
Pielonefritis akut 250 mg/24 jam selama 10 hari.
Penderita gangguan fungsi ginjal :
| Bersihan Kreatinin | Dosis |
| > 50 ml/menit | Tidak diperlukan penyesuaian dosis |
| 20 – 50 ml/menit | Dosis awal 500 mg, dilanjutkan 250 mg tiap 24 jam |
| 10 – 19 ml/menit | Dosis awal 500 mg, dilanjutkan 125 mg tiap 24 jam |
| < 10 ml/menit (termasuk hemodialisis dan dialysis peritoneral ambulatory kronik (CAPD) | Dosis awal 500 mg, dilanjutkan 125 mg tiap 24 jam |
Kotak 1 strip @ 10 tablet salut selaput
No. Registrasi:
DKL0420930717A1
Produksi:
PT Indofarma TBK
(tbs/tbs)











































