Setiap tablet RifanH® mengandung Rifampicin 150 mg dan Isoniazid 150 mg.
Cara Kerja:
Rifampisin bekerja dengan menghambat DNA bakteri tanpa mempengaruhi enzim-enzim lain dalam tubuh
Isoniazid memilki kemampuan kuat dalam menghambat pertumbuhan populasi Mycobacterium tuberculosis dengan cara menghambat pembentukan asam mycolic dimana asam mycolic adalah komponen pembentuk dinding sel bakteri
Khasiat:
Anti- Tuberkulosis
Farmakologi:
Rifampicin merupakan antibiotik yg telah diuji secara in vivo memiliki efek bakterisidal terhadap strain-strain Mycobacterium tuberculosis.
Secara klinik telah dibuktikan bahwa rifampicin terbukti efektif dalam penanganan tuberkulosis.
Rifampisin bekerja dengan menghambat DNA bakteri tanpa mempengaruhi enzim-enzim lain dalam tubuh
Isoniazid merupakan agen khusus dalam menangani tuberkulose,
Isoniazid memilki kemampuan kuat dalam menghambat pertumbuhan populasi Mycobacterium tuberculosis dengan cara menghambat pembentukan asam mycolic sebagai komponen pembentuk dinding sel bakteri
Indikasi :
TB Pulmonari
TB Ekstrapulmonari
Yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang sensitif terhadap Rifampicin dan Isoniazid
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
| Berat Badan (Kg) | Dosis/hari | Keterangan |
| > 71 | 5 tablet | Diberikan seminggu 3x |
| 55 - 70 | 4 tablet | Diberikan seminggu 3x |
| 38 - 54 | 3 tablet | Diberikan seminggu 3x |
| 30 - 37 | 2 tablet | Diberikan seminggu 3x |
Kemasan:
Box 30’s
Produksi:
PT Indofarma Tbk.

(tbs/tbs)











































