Sejarah penemuan Rauwolfia sepertina sebagai obat bermula pada perjalanan M. Manal, seorang India ke Burma pada tahun 1930. Manal melihat gajah di penangkaran yang sering makan akar jenis tertentu memiliki efek menenangkan. Karena penasaran, Manal membawa sampel tanaman tersebut ke India dan melakukan pengujian sifat-sifat tanaman tersebut.
Pada abad ke-16 dokter Jermah dan penjelajah Leonhart Rauwolf menamai tanaman tersebut dengan Rauwolfia serpentina. Menurut dokter itu, tanaman tersebut memiliki efek penenang dan anti-hipertensi. Pada 1934 produk ekstrak Serpina untuk pertama kalinya digunakan sebagai obat anti-hipertensi narkoba, dan sebagai obat penenang untuk meringankan beberapa jenis gangguan jiwa.
Kandungan:
- ajmaline
- deserpidine
- rescinnamine
- serpentinine
Khasiat:
Ekstrak tanaman juga telah digunakan selama ribuan tahun di India- Alexander Agung diberi tanaman ini untuk menyembuhkan lukanya akibat terkena panah beracun. Demikian pula dengan Mahatma Gandhi yang menggunakan tanaman ini sebagai obat penenang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(adh/adh)











































