Nadolol

Nadolol

- detikHealth
Jumat, 02 Jul 2010 15:43 WIB
Nadolol
Jakarta - Deskripsi:
Nadolol adalah sebuah beta-adrenergic antagonis yang bersifat non-selektif dengan umur paruh yang panjang, digunakan dalam penyakit kardiovaskular untuk mengobati arrhythmias, kejang jantung dan hipertensi. Nadolol juga digunakan untuk ganguan migran dan untuk gemetaran.

Indikasi:
Digunakan dalam penyakit kardiovaskular untuk mengobati arrhythmias, kejang jantung dan hipertensi.

Dosis:

40 mg melalui mulut (per oral)
Boleh meningkatkan dosis tiap minggu sampai 160 mg/hari hingga reaksi yang adekuat telah tercapai.
Dosis maksimum: 240 mg/hari

Efek Samping:
Efek CNS (kelelahan, depresi, pusing, kebingungan, gangguan tidur); Efek CV (gagal jantung, sumbatan jantung, kedinginan, impotensi pada laki-laki); Efek berturut-turut (bronchospasm pada pasien yang rentan & obat-obatan dengan beta1 harus digunakan secara selektif pada pasien ini); Efek GI (N/V, diare, konstipasi); Efek metabolik (bisa memproduksi hiper atau hipoglikemia, perubahan dalam serum kolesterol & trigliserid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Instruksi Khusus:
  1. Berkontra-indikasi dengan bradycardia, sebelumnya ada tingkatan AV block yang tinggi, sindrom sakit sinus dan kegagalan LV yang tak stabil.
  2. Gunakan dengan hati-hati pada pasien bronchopasma, asma, atau penyakit sumbatan pernapasan. Gunakan dengan hati-hati dengan tingkatan block pertama, depresi, pasien dengan PVD, dan pasien yang menggunakan insulin.
  3. Beta-blocker mungkin menutupi gejala hipertiroid & hipoglikemia dan mungkin memperburuk psoriasis.
  4. Pasien jangka panjang sebaiknya tidak berhenti dengan tiba-tiba, harus berhenti secara bertahap selama 1-2 minggu.
(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads