Carteolol digunakan sendiri atau bersamaan dengan obat lain untuk mengobati peningkatan tekanan pada mata yang disebabkan oleh terbukanya sudut glaukoma atau kondisi yang disebut hipertensi intraokular (pada mata). Obat ini termasuk jenis beta-blocker.
Indikasi:
Untuk pengobatan hipertensi intraokular dan glukoma kronik.
Dosis:
5-10 mg/hari melalui mulut (PO) sehari satu kali atau dibagi 2 kali sehari.
Dosis maksimum: 30 mg/hari
Efek Samping:
Efek CNS (kelelahan, depresi, pusing, kebingungan, gangguan tidur); Efek CV (gagal jantung, sumbatan jantung, kedinginan, impotensi pada laki-laki); Efek berturut-turut (bronchospasma pada pasien yang rentan & obat-obatan dengan beta1 harus digunakan secara selektif pada pasien ini); Efek GI (N/V, diare, konstipasi); Efek metabolik (bisa memproduksi hiper atau hipoglikemia, perubahan dalam serum kolesterol & trigliserid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Berkontra-indikasi dengan bradycardia, sebelumnya ada tingkatan AV block yang tinggi, sindrom sakit sinus dan kegagalan LV yang tak stabil.
- Gunakan dengan hati-hati pada pasien bronchopasm, asma, atau penyakit sumbatan pernapasan. Gunakan dengan hati-hati dengan tingkatan block pertama, depresi, pasien dengan PVD, dan pasien yangmenggunakan insulin.
- Beta-blocker mungkin menutupi gejala hipertiroid & hipoglikemia dan mungkin memperburuk psoriasis.
- Pasien jangka panjang sebaiknya tidak berhenti dengan tiba-tiba, harus berhenti secara bertahap selama 1-2 minggu.











































