Sotalol

Sotalol

- detikHealth
Senin, 05 Jul 2010 14:47 WIB
Sotalol
Jakarta - Deskripsi:
Sotalol adalah jenis beta-blocker yang bekerja dengan cara mempengaruhi respon pada impuls saraf di bagian tubuh tertentu, seperti jantung. Sebagai hasilnya, detak jantung menjadi lebih lambat dan berirama teratur.

Indikasi:
Digunakan untuk mengontrol detak jantung yang cepat dan irama jantung yang tidak normal.

Dosis:
  1. Melalui mulut (per oral) 80-160 mg/hari, diberikan satu kali sehari atau dibagi menjadi 2 kali sehari.
  2. Dosis boleh ditambah secara bertahap dengan jarak antara 2-3 hari hingga 80-160 mg melalui mulut (per oral), diberikan sebanyak 2 kali sehari.
  3. 15-45 mg/hari melalui mulut dengan dosis terpisah.

Efek Samping:
Efek CNS (kelelahan, depresi, pusing, kebingungan, gangguan tidur); Efek CV (gagal jantung, sumbatan jantung, kedinginan, impotensi pada laki-laki); Efek berturut-turut (bronchospasma pada pasien yang rentan & obat-obatan dengan beta1 harus digunakan secara selektif pada pasien ini); Efek GI (N/V, diare, konstipasi); Efek metabolik (bisa memproduksi hiper atau hipoglikemia, perubahan dalam serum kolesterol & trigliserid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Instruksi Khusus:
  1. Berkontra-indikasi dengan bradycardia, sebelumnya ada tingkatan AV block yang tinggi, sindrom sakit sinus dan kegagalan LV yang tak stabil.
  2. Gunakan dengan hati-hati pada pasien bronchopasma, asma, atau penyakit sumbatan pernapasan. Gunakan dengan hati-hati dengan tingkatan block pertama, depresi, pasien dengan PVD, dan pasien yang menggunakan insulin.
  3. Beta-blocker mungkin menutupi gejala hipertiroid & hipoglikemia dan mungkin memperburuk psoriasis.
  4. Pasien jangka panjang sebaiknya tidak berhenti dengan tiba-tiba, harus berhenti secara bertahap selama 1-2 minggu.
(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads