Selasa, 13 Jul 2010 10:35 WIB

Heparin

- detikHealth
Jakarta - Deskripsi:
Heparin adalah anticoagulant (pengencer darah) yang digunakan untuk mencegah pembentukan gumpalan darah, juga digunakan sebelum dilakukannya operasi untuk mengurangi resiko terjadinya gumpalan darah. Heparin bekerja dengan cara menutup reaksi dalam tubuh yang mengarah pada terbentuknya gumpalan darah.

Indikasi:
Digunakan untuk mengobati dan mencegah gumpalan darah dalam pembuluh darah, nadi dan jantung.

Dosis:
UA (Unstable Angina):
  1. Pemberian dosis 5.000 u IV
  2. Diikuti dengan dosis 1.000-2.000 u/jam IV melalui infus, atau
  3. Dosis 15.000 u SC setiap 12 jam, atau
  4. 5.000-10.000 u IV setiap 4-6 jam.

Efek Samping:
Efek Hematologis (perdarahan, thrombocytopenia); Reaksi hipersensitivitas yang agak jarang (urticaria, angioedema, anaphylaxis); Efek lainnya yang mungkin terjadi dengan penggunaan jangka panjang (osteoporosis, alopecia).

Instruksi Khusus:
  1. PTT (Partial thromboplastin time) harus diukur 6 jam setelah setiap diberikan perubahan dosis.
  2. Hindari penggunaan pada pasien dengan perdarahan aktif, pasien dengan riwayat thrombocytopenia karenapengaruh Heparin.
  3. Gunakan dengan hati-hati pada pasien penderita hemofilia atau gangguan perdarahan lainnya, bisul perut, pasien yang baru mengalami perdarahan otak, hipertensi akut, gangguan hati akut, trauma atau yang baru melakukan operasi otak, spinal atau opthalmic, hipersesitivitas karena Heparin.
  4. Perhatikan risiko dan keuntungannya sebelum pencegahan neuraxial dilakukanpada pasien anticoagulated atau untuk mencegah pembekuan darah pada thromboprophylaxis.
  5. Direkomendasikan untuk melakukan pengawasan jumlah platelet secara berkala selama pengobatan dilakukan.


(ir/ir)