Ivabradine adalah obat yang digunakan untuk pengaturan gejala-gejala dari penyakit angina pectoris. Ivabradine bekerja dengan cara mengurangi kecepatan jantung dengan mekanisme yang berbeda dari beta-blocker dan calcium channel blocker.
Indikasi:
Digunkan untuk pengobatan gejala-gejala angina pectoris pada pasien yang memiliki irama sinus yang normal, yang memiliki kontra-indikasi atau ketidaktoleranan terhadap beta-blocker.
Dosis:
Chronic Stable Angina:
- Pemberian dosis 5 mg melalui mulut (per oral)
- Boleh meningkatkan dosis setelah 4 minggu menjadi 7.5 mg melalui mulut (per oral) sebanyak 2 kali sehari, tergantung pada respon pasien.
Efek Samping:
Fenomena Luminous pada aspek penglihatan (phosphenes); Efek CNS (penglihatan buram, sakit kepala, kepeningan); Efek CV (bradycardia, AV Block tingkat pertama, ventricular extrasystole).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Harus dikonsumsi dengan makanan; hindari pengkonsumsian jus jeruk yang terlalu banyak.
- Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan fibrilasi atrial, AV Blok tingkat kedua, CHF, stroke, retinitis pigmentosa, intoleransi terhadap galactose, hipotensi, sindrom QT kongenital, insufisien hati, kerusakan ginjal akut.
- Berkontra-indikasi dengan pasien penderita bradycardia, syok kardiogenik, MI akut, hipotensi berat, insufisiensi hati akut, sindrom sinus, SA blok, gagal jantung akut, unstable angina, AV Blok tingkat 3.
- Hindari pengunaan dengan azole antifungals, macrolides, inhibitor HIV protease, diltiazem, verapamil, rifampicin, barbiturates, phenytoin, St John's wort.











































