Esmolol

Esmolol

- detikHealth
Kamis, 15 Jul 2010 15:39 WIB
Esmolol
Jakarta - Deskripsi:
Esmolol adalah agen penutup beta 1-selective (cardioselective) adrenergic receptor. Esmolol mengurangi tekanan dan jumlah kontraksi jantung dengan cara menutup beta-adrenergic receptors di sistem syaraf simpatetik, yang ditemukan dalam jantung dan organ lainnya dalam tubuh.

Indikasi:
Digunakan untuk pengendalian cepat pada detak jantung (ventricular rate).

Dosis:
  1. Pemberian dosis 500 mcg/kg selama 1 menit.
  2. Diikuti dengan 50 mcg/kg/menit selama 4 menit.
  3. Total dosis: 200 mcg/kg
  4. Boleh berikan dosis kedua 0.5 mcg/kg IV selama 1 menit.
  5. Dosis lanjutan: 100 mcg/kg/menit
  6. Besaran infus maksimum: 300 mcg/kg/menit

Efek Samping:
Efek CNS (kelelahan, depresi, pusing, kebingungan, gangguan tidur); efek CV (gagal jantung, hipotermia, impotensi); Efek berturut-turut (bronchospasm pada pasien yang rentan dan obat dengan kandungan beta1 harus digunakan secara hati-hati pada pasien ini); Efek GI (N/V, diare, konstipasi); Efek metabolik (bisa memproduksi hiper- atau hipoglikemia, perubahan pada serum kolestrol & trigliserid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Instruksi Khusus:
  1. Berkontra-indikasi pada pasien penderita bradycardia akut, yang memiliki AV block tingkat tinggi, sindrom sinus, kegagalan LV yang tidak stabil.
  2. Gunakan dengan hati-hati pada pasien penderita bronchopasma, asma, atau penyakit pernapasan lainnya. Gunakan dengan hati-hati pada penderita depresi, pasien dengan peripheral vascular disease (PVD) dan pasien pengguna insulin.
  3. Beta-blockers mungkin menutupi gejala-gejala hipertiroidisme dan hipoglikemia, dan mungkin memperburuk psoriosis.
  4. Pasien yang dalam pengobatan jangka panjang tidak boleh menghentikan pengunaan secara tiba-tiba, harus berhenti secara bertahap selama 1-2 minggu.
(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads