Enalapril adalah jenis obat yang disebut ACE (angiotensin converting enzyme) inhibitors yang digunakan dalam pengobatan darah tinggi dan beberapa jenis gagal jantung lainnya. ACE meningkatkan tekanan darah tinggi dengan menyempitkan pembuluh darah. ACE inhibitor seperti enalapril inilah yang berfungsi mencegah terjadinya hal tersebut.
Indikasi:
Untuk mengobati tekanan darah tinggi, gagal jantung congestive, masalah ginjal yang disebabkan oleh diabetes, dan untuk meningkatkan pertahanan hidup setelah serangan jantung.
Dosis:
- Melalui mulut (per oral) 2.5 mg/hari, satu hari sekali atau 2 kali sehari dengan dosis terpisah.
- Boleh menyesuaikan dosis setelah 1-2 minggu.
- Dosis lanjutan: 20 mg/hari, melalui mulut (per oral), satu hari sekali atau 2 kali sehari dengan dosis terpisah.
Efek Samping:
Efek CV (hipotensi, angioedema); Efek CNS (kelelahan, sakit kepala); Efek GI (gangguan perasa); Efek berturut-turut (batuk tidak berdahak; upper resp tract symptoms); Efek Dermatologis (ruam, erythema multiforme, toxic epidermal necrolysis); reaksi hipersensitivitas; Efek ginjal (kerusakan ginjal); Gangguan electrolyte (hiperkalemia, hiponatremia,); gangguan darah.
Instruksi Khusus:
- Pasien dengan HF dan mereka yang kekurangan gula atau air (melakukan diuretic atau dialysis) mungkin mengalami hipotensi selama tahapan pemberian dosis dalam terapi ACE inhibitor. (Mulai pengobatan atas pengawasan medis; pada pasien ini gunakan dosis rendah dan lakukan dengan posisi terlentang)
- Hindari pada pasien dengan aortic stenosis atau outflow tract obstruction dan harus terhindar dari penyakit actual renovascular.
- Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan riwayat keturunan atau idiophatic angioedema.
- Fungsi ginjal harus diukur sebelum pemberian ACE inhibitor dan harus diawasi selama terapi. (Pasien dengan penyakit ginjal atau yang menggunakan dosis tinggi harus diawasi secara reguler untuk mencegah proteinuria)











































