Bupranolol

Bupranolol

- detikHealth
Jumat, 16 Jul 2010 12:45 WIB
Bupranolol
Jakarta - Deskripsi:
Bupranolol adalah non-selective beta blocker tanpa intrinsic sympathomimetic activity (ISA), tetapi memiliki membran menstabilkan aktivitas yang kuat.

Indikasi:
Digunakan untuk mengobati hipertensi dan tachycardia.

Dosis:
  1. Dosis awal: Melalui mulut (per oral) 100 mg, sehari 1 kali.
  2. Boleh ditambah menjadi 200-300 mg/hari melalui mulut (per oral).

Efek Samping:

Efek CNS (kelelahan, depresi, pusing, kebingungan, gangguan tidur); Efek CV (gagal jantung, sumbatan jantung, kedinginan, impotensi pada laki-laki); Efek berturut-turut (bronchospasma pada pasien yang rentan & obat-obatan dengan beta1 harus digunakan secara selektif pada pasien ini); Efek GI (N/V, diare, konstipasi); Efek metabolik (bisa memproduksi hiper atau hipoglikemia, perubahan dalam serum kolesterol & trigliserid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Instruksi Khusus:
  1. Berkontra-indikasi dengan bradycardia, sebelumnya ada tingkatan AV block yang tinggi, sindrom sakit sinus dan kegagalan LV yang tak stabil.
  2. Gunakan dengan hati-hati pada pasien bronchopasma, asma, atau penyakit sumbatan pernapasan. Gunakan dengan hati-hati dengan tingkatan block pertama, depresi, pasien dengan PVD, dan pasien yang menggunakan insulin.
  3. Beta-blocker mungkin menutupi gejala hipertiroid & hipoglikemia dan mungkin memperburuk psoriasis.
  4. Pasien jangka panjang sebaiknya tidak berhenti dengan tiba-tiba, harus berhenti secara bertahap selama 1-2 minggu.
(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads