Sodium nitroprusside, atau yang juga disebut Nitroprusside, adalah sebuah vasodilator yang bekerja dengan cara mengendurkan otot dalam pembuluh darah untuk membantunya melebar. Hal ini mengurangi tekanan darah dan membiarkan darah mengalir lebih mudah melalui pembuluh vena dan arterti.
Indikasi:
- Untuk mengobati gagal jantung kongestif dan tekanan darah tinggi yang mengancam hidup (hipertensi).
- Obat ini juga digunakan untuk menjaga tekanan darah tetap rendah selama pembedahan/operasi.
Dosis:
- Dosis awal: 0.3-0.5 mcg/kg/menit
- Boleh ditingkatkan dengan kenaikan 0.5 mcg/kg/menit
- Sesuaikan dosis tergantung pada pengaruh hemodinamik atau kemunculan sakit kepala atau mabuk.
- Dosis biasa: 3 mcg/kg/menit
- Dosis maksimum: 10 mcg/kg/menit
- Penginfusan yang lebih cepat daripada 2 mcg/kg/menit menyebabkan cyanide yang lebih cepat dari yang bisa ditangani pasien.
Efek Samping:
- Efek merugikan secara khas berkaitan dengan pengaruh hipotensif atau dari akumulasi cyanide yang berlebihan.
- Pengaruh ini bisa dikurangi dengan mengurangi takaran infus: Efek GI (N/V, sakit di bagian perut); Efek CNS ketakutan, sakit kepala, kepeningan, kelelahan); Efek CV (ketidaknyamanan retrosternal, palpitasi); Efek lainnya (perspirasi, kejang otot).
- Cyanide yang berlebihan mungkin menimbulkan: tachycardia, berkeringat, hiperventilasi, arrhythmias & acidosis metabolik ; methemoglobinemia bisa juga terjadi.
- Thiocyanate bisa menyebabkan: Tinnitus, miosis, hiperrefleksia, kebingungan, halusinasi & ditemukan adanya kemungkinan kompulsif.
Instruksi Khusus:
- Keseimbangan tekanan darah (BP) dan acid-base harus diawasi dengan ketat.
- Hindari ekstravasi.
- Hindari pada kompensator hipertensi.
- Gunakan dengan hati-hati atau jangan diberikan sama sekali pada pasien kerusakan hati, pasien dengan plasma cobalamin rendah, atau Leber's optic atrophy.
- Gunakan dengan hati-hati pada pasien yang memiliki sirkulasi cerebrovaskular lemah, pasien hipotiroidisme.
- Jika dilanjutkan selama lebih dari 72 hari, konsentrasi plasma atau cyanide harus diawasi.
- Jika penggunaan dihentikan, kurangi dosis secara perlahan-lahan.











































