Moexipril

Moexipril

- detikHealth
Jumat, 13 Agu 2010 15:06 WIB
Moexipril
Jakarta - Deskripsi:
Moexipril adalah grup obat yang disebut ACE (angiotensin-converting enzyme) inhibitors. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi zat kimia tertentu dalam tubuh yang menyebabkan pembuluh darah menyempit dan sodium dan cairan tersimpan dalam ginjal.

Indikasi:
Untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi).

Dosis:
  1. Dosis awal (pasien yang menggunakan diuretik): 37.5 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari
  2. Dosis awal (pasien yang tidak menggunakan diuretik): 7.5 mh melalui mulut (per oral), 1 kali sehari
  3. Dosis rumatan: 7.5-15 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari (boleh berikan dosis 2 kali sehari jika kendali tidak sesuai dengan dosis single harian)
  4. Dosis maksimum: 30 mg/hari

Efek Samping:
Efek CV (hipotensi, engioedema); Efek CNS (kelelahan, sakit kepala); Efek GI (gangguan perasa); Efek berturut-turut (batuk kering yang menetap; upper resp tract symptoms); Efek dermatologis (ruam kulit, erythema multiforme, toxic epidermal necrolysis); Reaksi hipersesitivitas; Efek pada ginjal (kerusakan ginjal); Gangguan elektrolit (hiperkalemia, hiponatremia); Gangguan pada darah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Instruksi Khusus:
  1. Pasien dengan gagal jantung dan mereka yang mungkin kekurangan air dan garam (menjalani diuretik atau dialisis) bisa mengalami hipotensi selama tahap awal terapi ACE inhibitor. (Mulai pengobatan hanya dalam pengawasan medis; pada pasien ini gunakan dosis rendah dan pastikan pasien dalam posisi terlentang)
  2. Hindari penggunaan pada pasien dengan stenosis aortik atau outflow tract obstruction dan secara umum harus dihindari pada pasien yang diduga menderita penyakit renovaskular aktual.
  3. Gunakan dengan hati-hati pada pasien yang memiliki riwayat keturunan atau idiopathic angioedema.
  4. Fungsi ginjal harus dinilai sebelum pemberian ACE inhibitor dan harus diawasi selama terapi dilakukan. (Proteinuria pada pasien dengan penyakit ginjal atau yang menggunakan dosis tinggi harus diawasi secara rutin)
(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads