Terazosin

Terazosin

- detikHealth
Jumat, 13 Agu 2010 16:52 WIB
Terazosin
Jakarta - Deskripsi:
Terazosin adalah kelompok obat yang disebut alpha-adrenergic blockers. Terazosin mengendurkan pembuluh vena dan arteri sehingga darah dapat melewatinya dengan lebih mudah. Obat ini juga mengendurkan otot di sekitar prostat dan leher kandung kemih, memudahkan untuk buang air kecil.

Indikasi:
Untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi), atau untuk meningkatkan pembuangan air kecil pada pria penderita pembesaran prostat (BPH).

Dosis:
  1. Dosis awal: 1 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari sebelum tidur
  2. Tingkatkan dosis dengan jarak 1 minggu
  3. Dosis rumatan: 2-10 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari
  4. Dosis maksimum: 20 mg/hari

Efek Samping:
  1. Hipotensi postural yang mungkin menjadi parah setelah dosis pertama dan bisa menyebabkan syncope (penyingkatan ucapan) yang mungkin didahului oleh tachycardia.
  2. Pengaruh yang mungkin berkurang setelah melanjutkan terapi: Efek CNS (kepeningan, sakit kepala, kekurangan energi); Efek GI (mabuk); Efek CV (palpitasi).
  3. Efek CV lainnya (edema, nyeri dada, dyspnea); Efek GI (konstipasi, diare, muntah); mulut kering); Efek CNS (depresi, kegelisahan, gangguan tidur, vertigo, halusinasi, paresthesia); Efek urinari (frekuensi buang air kecil, incontinence); Efek ophthalmic (pengaburan penglihatan); Efek hepatik (LFTs yang tidak normal, pankreatitis); Efek lainnya (arthralgia, ruam kulit, impotensi, priapism).

Instruksi Khusus:
  1. Mulai pengobatan dengan dosis rendah, terutama pada malam hari untuk menghindari hipotensi postural.
  2. Tidak direkomendasikan untuk pengobatan gagal jantung pada penderita obstruksi mekanikal.
  3. Gunakan dengan hati-hati pada orang yang lebih tua, pada pasien gagal ginjal atau hati, atau pada pasien nyeri dada (angina).
(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads